VISI | Ber-NU untuk Apa?
Perilaku kita akan jadi bacaan orang NU lainnya. Karakter kita akan ditelaah, di kaji oleh orang NU di depan, di belakang, dan juga kiri kanan kita.
Pintar-pintarlah orang NU membaca terkait hal ini. Sebab itu adalah ilmu, yang kita akan ambil pelajarannya dari kesalahan orang lain, yang tak harus kita ikuti, karena akan membawa aib diri yang sulit nantinya kita tutupi.
Salah kaprah kita terkait memiliki niat yang beda, akan terbaca dari cara kita berargumentasi, beralasan, dan dari cara kita meyakinkan orang untuk setuju pada pola yang kita buat, melalui memaksakan kehendak.
Apakah ini benar ? Kalaupun pada akhirnya itu di turuti, maka terbukalah karakter asli kita nantinya, yang bisa di baca sebagai manusia yang memanfaatkan NU.
Apakah akan membawa berkah jika sudah seperti itu ? Di NU jangan menyisipkan niat buruk, niat untuk kepentingan pribadi, dan niat cari kehidupan.
Kiai Hasyim Asy'ari itu melihat, apalagi Gusti Allah !
Berkahnya jadi santri Kiai Hasyim Asy'ari, adalah dari membangun niat tulus, niat ikhlas, dan terus bergerak progresif membangun NU.
Insyaallah pintu keberkahan akan Allah buka-bukakan. Kemudahan akan menyambut kita seperti bumi ini serasa membukakan jalan-jalannya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!