VISI | Ber-NU untuk Apa?
Manusia teladan itu, di NU kita ini, sudah bisa di bilang hanya ada dalam hitungan jari !
Lalu apakah dalam bilangan yang sedikit itu, nama kita ada tercantum di sana ?
Atau bahkan nama kita malah tidak ada ? Yaa mungkin, karena kita tahu diri kita sendiri, kita ini, terlampau banyak dosa...
Terlampau berkedok kemunafikan, sehingga otomatis diri kitalah yang mampu membaca diri, siapa kita sebenarnya !
Apakah patut atau tidaknya kita ada, jadi pilihan, dalam catatan manusia terpilih tersebut !
Menjadi manusia teladan sendiri, itu bukan hanya di mulut aktualisasinya...!
Jika itu sekedar lipstik, yang rugi adalah diri sendiri, karena kita masuknya, terjebak jadi manusia munafik.
Ber NU itu harus kuat niatnya. Terkhusus niat untuk mampu memberi kebaikan pada banyak orang. Bukan niat untuk memanfaatkan banyak orang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!