VISI | Banner Caleg
Oleh Aep S Abdullah
SUATU hari saya diberi tahu bahwa logo VISI.NEWS sebagai media partner sebuah kegiatan sosial sudah nempel di banner berukuran besar di pinggir jalan. Namun sampai tiga kali melewati jalan tempat banner itu katanya dipasang, saya tidak menemukannya. Dan, baru ke empat kali lewat jalan tersebut, saya melihat big banner yang dimaksud. Ternyata, panitia yang memasang banner besar itu posisinya sejajar dengan jalan. Jadi, kalau kita tidak mencarinya dengan melirik ke samping jalan, banner itu tidak terlihat.
Lazimnya tujuan memasang spanduk atau banner di ruang publik adalah agar orang banyak mengetahui sesuatu yang kita promosikan. Sehingga, dari mulai desain, ukuran banner, cara pemasangan, dan posisi pemasangan itu satu kesatuan yang tidak boleh ada yang diabaikan. Harus mudah dilihat dan menarik.
Begitu juga kalau saya lihat banyaknya banner caleg yang marak di jalan raya maupun jalan desa sekarang ini, tapi hanya sebagian kecil saja yang memperhatikan kaidah promo media luar ruang. Ada yang desainnya "ngagebleg" warna baju caleg dengan warna background satu warna tanpa striping yang memisahkan, ada juga yang tulisan dengan foto bertumpuk, ukuran dan jenis hurup atau font yang tidak serasi, dan ada lagi banner yang tidak jelas siapa yang dikampanyekan karena ada tiga foto yang sama-sama tidak dikenal, tandem, katanya.
Begitu juga dalam pemasangan banner, banyak banner caleg besar-besar yang asal pasang, katanya sih oleh timsesnya yang asal pasang agar terlihat kerjanya. Tapi, cara masang yang asal-asalan tentu merugikan Caleg karena tidak mencapai tujuan dari pemasangan alat peraga kampanye (APK) tersebut. Banyak banner besar-besar yang dipasang berderet di pinggir jalan dan tidak menarik perhatian.
Tentunya selain desain kampanye yang bagus, pemilihan lokasi pemasangan banner juga harus dengan cermat. Tempat yang ramai dan sering dilalui oleh target audiens adalah pilihan yang baik. Pastikan banner terlihat dengan baik dan tidak terhalang oleh pohon atau bangunan, mudah dilihat oleh pejalan kaki maupun pengguna kendaraan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!