VISI | Banner Caleg

ED
Sabtu, 2 Desember 2023 | 09:36 WIB
Bagikan
VISI | Banner Caleg

Oleh Aep S Abdullah

SUATU hari saya diberi tahu bahwa logo VISI.NEWS sebagai media partner sebuah kegiatan sosial sudah nempel di banner berukuran besar di pinggir jalan. Namun sampai tiga kali melewati jalan tempat banner itu katanya dipasang, saya tidak menemukannya. Dan, baru ke empat kali lewat jalan tersebut, saya melihat big banner yang dimaksud. Ternyata, panitia yang memasang banner besar itu posisinya sejajar dengan jalan. Jadi, kalau kita tidak mencarinya dengan melirik ke samping jalan, banner itu tidak terlihat.

Lazimnya tujuan memasang spanduk atau banner di ruang publik adalah agar orang banyak mengetahui sesuatu yang kita promosikan. Sehingga, dari mulai desain, ukuran banner, cara pemasangan, dan posisi pemasangan itu satu kesatuan yang tidak boleh ada yang diabaikan. Harus mudah dilihat dan menarik.

Begitu juga kalau saya lihat banyaknya banner caleg yang marak di jalan raya maupun jalan desa sekarang ini, tapi hanya sebagian kecil saja yang memperhatikan kaidah promo media luar ruang. Ada yang desainnya "ngagebleg" warna baju caleg dengan warna background satu warna tanpa striping yang memisahkan, ada juga yang tulisan dengan foto bertumpuk, ukuran dan jenis hurup atau font yang tidak serasi, dan ada lagi banner yang tidak jelas siapa yang dikampanyekan karena ada tiga foto yang sama-sama tidak dikenal, tandem, katanya.

Begitu juga dalam pemasangan banner, banyak banner caleg besar-besar yang asal pasang, katanya sih oleh timsesnya yang asal pasang agar terlihat kerjanya. Tapi, cara masang yang asal-asalan tentu merugikan Caleg karena tidak mencapai tujuan dari pemasangan alat peraga kampanye (APK) tersebut. Banyak banner besar-besar yang dipasang berderet di pinggir jalan dan tidak menarik perhatian.

Tentunya selain desain kampanye yang bagus, pemilihan lokasi pemasangan banner juga harus dengan cermat. Tempat yang ramai dan sering dilalui oleh target audiens adalah pilihan yang baik. Pastikan banner terlihat dengan baik dan tidak terhalang oleh pohon atau bangunan, mudah dilihat oleh pejalan kaki maupun pengguna kendaraan.

Malahan beberapa yang saya lihat, baner kecil-kecil hanya berukuran sekitar 60 x 90 cm lebih terlihat jelas dan mudah dikenali kalau pemasangannya tepat, ketimbang banner yang besar-besar tapi salah cara pemasangannya.

Target Audien

Sebelum memulai desain kampanye, tentu ada tujuan besar yang harus dicapai. Bagaimana meningkatkan popularitas dan elektabilitas caleg tersebut. Oleh karenanya jangan asal copas, tapi harus ditentukan tujuan kampanye caleg tersebut. Apakah hanya ingin mengenalkan nama caleg, nomor urut dan partai pengusungnya sebagaimana yang dilakukan kebanyakan APK caleg, atau membuat APK yang beda dengan caleg lainnya dengan meningkatkan ketertarikan masyarakat untuk memilih, menciptakan kesadaran pentingnya memilih caleg tersebut, dan menyampaikan pesan khusus berupa janji politik apa yang bisa menjadi benefit bagi masyarakat di dapil tersebut. Biasanya, tujuan yang jelas ini akan membantu membimbing para desainer iklan untuk menyampaikan pesan kampanye yang tepat dan menarik. Dan, jangan lupa, tampilan banner caleg itu sebenarnya bisa mengaktualisasikan jatidiri caleg itu sendiri.

Pemahaman akan target audiens juga penting. Pertimbangkan faktor seperti usia, gender, dan preferensi pemilih. Desain dan pesan iklan yang sesuai dengan karakteristik audiens dapat lebih efektif.

Setelah jelas targetnya, desain iklan yang dibuat oleh para desainer grafis akan. memiliki pesan yang singkat, jelas, dan mudah dipahami. Para desainer ini terbiasa menggunakan kalimat-kalimat pendek dan memukau, serta memilih kata-kata yang langsung menggugah minat pemilih. Mereka juga sangat paham untuk membuat kata-kata dengan spasi yang memadai agar mudah dibaca.

Misalnya kalau targetnya kaum milenial dan pengguna gadget, maka akan terbantu dengan menggunakan kata-kata yang biasa digunakan oleh anak-anak milenial, dengan karakter hurup atau font yang sering digunakan kaum milenial. Juga akan sangat menarik kalau di APK-nya caleg itu bisa dicantumkan barcode yang bisa membuka lebih banyak informasi tentang caleg tersebut.

Yang saya heran juga, kenapa hampir di semua spanduk atau banner tidak pernah ada yang mencantumkan nomor kontak timses caleg atau nomor kontak calegnya sendiri. Padahal, melalui APK ini para caleg bisa berinteraksi dengan sebanyak-banyaknya calon pemilih. Mungkin akan menarik kalau di APK tersebut mencantumkan: Untuk interaksi langsung bisa menghubungi No. WA 08782xxxxxxx, misalnya. Karena dalam dunia iklan menyebutkan bahwa iklan yang baik harus dapat mengidentifikasi merek dan memberikan cara bagi konsumen untuk menghubungi atau mengetahui lebih lanjut.

Dan terakhir, setelah pemasangan, lakukan pemantauan terhadap efektivitas kampanye ini. Perhatikan respons dari pemilih dan evaluasi apakah tujuan dari kampanye itu tercapai atau tidak. Jangan lupa, banner yang rusak, kusam, terlipat atau roboh sebaiknya segera diperbaiki jangan dibiarkan agar citra sang caleg tetap terjaga. ***

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.