VISI | Bagaimana AI Bisa Merugikan, dan Membantu Jurnalisme Lokal
Tantangan media lokal dalam inovasi AI mencerminkan lemahnya posisi tawar mereka terhadap Big Tech — sering kali kekurangan dana, sumber daya, kapasitas teknis, dan daya ungkit untuk bereksperimen sendiri. Karena itu, penelitian kami menyarankan kolaborasi lintas sektor dan industri sebagai pendekatan yang masuk akal untuk pengembangan dan eksperimen AI di sektor media lokal.
Contoh internasional menunjukkan bahwa jika dilakukan dengan baik, kerja sama dalam menghadapi tantangan bersama dapat memberi manfaat bagi semua pihak, termasuk audiens.
Risiko AI bagi Media Lokal
Semakin banyak kisah peringatan tentang penggunaan AI demi keuntungan jangka pendek, karena hal tersebut berisiko terhadap keberlanjutan, relevansi, dan legitimasi organisasi media dalam jangka panjang, terutama terkait kepercayaan audiens serta tanggung jawab publik dan hukum.
Awal tahun ini, staf di ruang redaksi Australian Community Media (ACM) menyuarakan kekhawatiran terhadap penerapan model AI generatif yang menimbulkan masalah hukum bagi jurnalis. Sejumlah jurnalis daerah bahkan mengatakan kepada ABC bahwa mereka menolak menggunakan teknologi tersebut karena khawatir terhadap judul berita yang tidak akurat dan saran hukum yang keliru. Sebuah stasiun radio Australia juga menuai kecaman setelah mengakui telah menggunakan penyiar berbasis AI selama berbulan-bulan tanpa memberi tahu pendengarnya, sehingga merusak kepercayaan dan kredibilitas.
Southern Cross Austereo (SCA) dilaporkan tengah menyelidiki apakah AI bertanggung jawab atas penyebutan keliru nama seorang jurnalis sebagai terduga pelaku penyerangan terhadap polisi. Risiko jangka panjang terhadap relevansi dan keberlanjutan media lokal sama besarnya dengan risiko hukum. Seperti dilaporkan *Media Watch* ABC, SCA menggunakan robot untuk mengumpulkan berita dan menyusun buletin siaran. Produksi konten generik dan “robotik” justru menghancurkan esensi utama berita lokal—yakni kedekatannya dengan komunitas.
Penggunaan AI juga berpotensi memperparah masalah konten lokal generik hasil sindikasi, yang dapat mengikis nilai bisnis jika berlebihan karena mengaburkan fokus geografis berita. Ketika konten generik semakin mengurangi keberagaman di wilayah media regional yang rentan, setiap efisiensi yang memperparah tren ini seharusnya tidak didorong oleh pembuat kebijakan, terutama karena Pemerintah Australia telah menetapkan perlindungan keberagaman konten sebagai perhatian utama.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!