VISI | Akar Masalah Pendidikan Kita

Desi Rossilawati
Senin, 6 April 2026 | 14:06 WIB
Bagikan
VISI | Akar Masalah Pendidikan Kita

Indonesia menargetkan lahirnya generasi emas pada tahun 2045. Namun target ini tidak akan tercapai jika kita terus mengabaikan kondisi psikologis peserta didik. Kita mungkin berhasil menciptakan siswa yang cerdas secara akademik, tetapi berisiko melahirkan generasi yang: mudah cemas, rapuh secara mental, dan kehilangan daya juang. Padahal, masa depan tidak hanya membutuhkan kecerdasan, tetapi juga ketahanan.

Sudah saatnya kita mengubah cara pandang terhadap pembelajaran. Pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada materi dan metode, tetapi juga harus memperhatikan kondisi batin siswa. Guru perlu dibekali bukan hanya dengan strategi mengajar, tetapi juga kemampuan: menenangkan kelas, membangun hubungan emosional, daan menggunakan bahasa yang menguatkan. Hypnoteaching adalah salah satu pintu untuk menuju ke sana.

Pada akhirnya, pendidikan bukan hanya tentang apa yang diajarkan, tetapi bagaimana cara mengajarkannya. Dan sebelum kita meminta siswa untuk memahami pelajaran, kita perlu memastikan bahwa mereka siap untuk belajar secara pikiran dan perasaan. Karena sejatinya, pembelajaran yang paling dalam selalu dimulai dari hati yang tenang.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.