AI dan Industri Kreatif Jadi Sorotan, DELF 2026 Hong Kong Gaet 4.000 Peserta 31 Aug 2026 Cuaca Bandung Cerah Berawan, Suhu Capai 30 Derajat Celsius 31 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 AI dan Industri Kreatif Jadi Sorotan, DELF 2026 Hong Kong Gaet 4.000 Peserta 31 Aug 2026 Cuaca Bandung Cerah Berawan, Suhu Capai 30 Derajat Celsius 31 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026

Viral! Emak-emak Siram Air Kencing ke Pagar Rumah Tetangga

ED
Sabtu, 13 Mei 2023 | 07:33 WIB
Bagikan
Viral! Emak-emak Siram Air Kencing ke Pagar Rumah Tetangga

VISI.NEWS | SIDOARJO - Emak-emak di Kabupaten Sidoarjo terancam tindak pidana ringan (Tipiring) karena kerap melakukan hal ngawur, menyiram air kencing di depan pagar rumah tetangganya.

Hal itu disampaikan AKP Supriyana Kapolsek Sukodono, kalau peristiwa ini berada di wilayah hukumnya di Desa Jogosatru, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo.

Sebelumnya, sebuah video CCTV viral di media sosial yang memperlihatkan seorang ibu-ibu bernama Masriah sering menyiramkan air diduga kencing ke depan rumah tetangganya sendiri bernama Wiwik.

“Dari kejadian itu sudah kami mintai keterangan pengadu namanya Pak Mas’ud kemudian RT-nya sudah kami mintai keterangan,” kata AKP Supriyana, Jumat (12/5/2023).

Berdasarkan keterangan sementara, Supriyana mengatakan, aksi ini tak hanya dilakukan M sekali. Tapi sudah berulangkali sejak 2017 silam.

“Sudah dilakukan mediasi tahun 2017 sudah pernah lah. Itu di kelurahan sudah sering terjadi, dimediasi, dipertemukan. Tapi ya repot juga namanya orang watak itu susah ya. Walaupun sudah oke oke tidak mengulangi, akhirnya terulang seperti itu,” ucapnya.

Kapolsek Sukodono itu menjelaskan, permasalah ini bermula waktu adik Marsiah, menjual rumahnya kepada Wiwik beberapa tahun lalu. Ternyata MSH tak terima. Sebab dia sudah mengincar rumah adiknya sejak lama.

Akhirnya MSH melakukan berbagai upaya agar Wiwik merasa tak betah. Dengan cara menyiram air kencing, sampah, dan kotoran di depan rumah Wiwik.

“Maunya itu (rumahnya) dibeli oleh Masriah sendiri dari adiknya. Tapi kan enggak dibeli-beli. Kemudian akhirnya sama adiknya itu dijual ke Pak Mas’ud ini. Karena dijual, Masriah ini berkeinginan memiliki (rumah) itu tetapi enggak mau bayar,” ujarnya.

Kini, polisi sedang mencari unsur pidana dalam peristiwa itu. Supriyana menyebut MSH bisa terancam tindak pidana ringan.

“Kalau itu melanggar ketertiban umum ya Perda lah kita sidangkan tipiring. Paling enggak kan seperti itu. Karena memang faktanya menyiram-nyiram, buang sampah itu kan dibuangnya di depan rumahnya bukan masuk rumahnya atau terasnya,” jelasnya.

Sementara itu Wiwik mengaku sudah melaporkan tindakan tetangganya itu ke Polsek Sukodono pada Kamis (4/4/2023) kemarin. Wiwik juga menuturkan kalau pernah menempuh jalan mediasi untuk menyelesaikan persoalan ini. Namun tak berhasil.

“Sudah tapi enggak dituruti perbuatannya tetap saja seperti itu. Sampai sekarang tambah nemen (parah)” ujar Wiwik.

Meski pihak keluarga Wiwik telah memasang CCTV di depan rumah, hal itu tak membuat MSH menghentikan aksinya. Hingga kini, Wiwik tengah menunggu proses hukum yang dijalankan polisi untuk menjerat terduga pelaku.@redho

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.