Veda Ega Naik ke Posisi Enam Klasemen Moto3 2026
Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama./visi.news/goodcar.
VISI.NEWS - Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, terus menunjukkan performa menjanjikan pada musim debutnya di ajang Moto3 2026. Hasil finis di posisi kedelapan pada Moto3 GP Jerman di Sirkuit Sachsenring mengantarkannya naik ke peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 90 poin.
Tambahan delapan poin dari seri GP Jerman membuat pembalap Honda Team Asia tersebut menyalip rivalnya asal Malaysia, Hakim Danish, yang kini berada di posisi ketujuh dengan 86 poin. Pencapaian itu menjadi salah satu hasil terbaik yang pernah diraih pembalap Indonesia di ajang Grand Prix sekaligus menjaga peluangnya untuk terus bersaing di papan atas klasemen musim ini.
Pada balapan di Sachsenring, Veda memulai lomba dari posisi ke-13. Meski sempat berada di luar 10 besar pada lap-lap awal, pembalap asal Gunungkidul itu mampu menjaga konsistensi ritme balap dan melakukan sejumlah manuver untuk merangsek ke barisan depan hingga akhirnya finis di posisi kedelapan.
Sebelum balapan utama, Veda juga sempat mencuri perhatian setelah mencatatkan waktu tercepat pada sesi latihan (practice), memperlihatkan kecepatannya di salah satu sirkuit paling teknis dalam kalender Moto3.
Hasil positif di Jerman membuka peluang Veda untuk menembus lima besar klasemen dunia. Dengan masih tersisa sejumlah seri hingga akhir musim, selisih poin dengan para pembalap di atasnya dinilai masih memungkinkan untuk dikejar apabila mampu mempertahankan performa konsisten.
Musim 2026 menjadi tonggak penting dalam karier Veda Ega Pratama. Sebelumnya, ia telah mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang berhasil meraih podium di Moto3. Raihan tersebut semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu talenta muda yang patut diperhitungkan dalam persaingan kejuaraan dunia.
Tantangan berikutnya akan dihadapi Veda pada seri Moto3 GP Inggris di Sirkuit Silverstone. Jika mampu melanjutkan tren positif seperti yang ditunjukkan di Sachsenring, peluang pembalap berusia muda itu untuk menembus lima besar klasemen, bahkan bersaing memperebutkan posisi teratas hingga akhir musim, masih terbuka lebar.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!