Umat Nabi Langsung Masuk Neraka Vs Masuk Surga Tanpa Hisab?
Untuk itu Nabi dalam menyiarkan Islam selalu mengikuti instruksi dari Allah melalui perantara malaikat jibril dalam menurunkan wahyunya.
Tidak semua informasi/kabar yang di terima untuk umatnya memberikan kebahagiaan namun ada pula kabar untuk umat dalam bentuk peringatan atau ancaman.namun itu semua demi kepentingan umat semata.
Sebelum penjelasan sebagian kecil kabar bahagia husus dalam perjalanan mulus menuju surga terlebih dahulu ada kabar peringatan terkait golongan yang mendapatkan ancaman masuk neraka tanpa lewat hisab ( penghitungan/pertanggung jawaban Amal )
Diriwayatkan oleh abu mansur ad dailami dari hadist sahabat Anas.R.A dalam kitab sirojut thalibin jilid 1 halaman 438-439 isinya:
ستة يعذبهم الله بذنوبهم يوم القيامة:الأمراء بالجور،والعلماء بالحسد والعرب بالعصبية، وأهل الاسواق بالخيانة والدهاقين بالكبر وأهل الرساتيق بالجهل.
"Nanti di hari kiamat ada enam golongan yang akan di siksa oleh Allah, Di masukan ke neraka ( tanpa lewat hisab ) sebab dosa mereka. diantaranya:
- Pemimpin sebab kedzaliman kepada rakyat.
- Ulama sebab iri dengki.
- Orang Arab ( pelosok/pedalaman)sebab panatik golongan.
- Ahli pasar/para pedagang sebab khianat dalam jual belinya.
- Kepala daerah sebab takabur pada warganya.
- Orang - orang desa yang/sebab bodoh akan ilmu agama.
Itulah golongan yang di ancam oleh Allah langsung masuk neraka tanpa di perhitungkan lagi amal nya.
Kemudian kabar nabi yang memberikan kebahagian untuk umat. Imam an-Nawawi menerangkan dalam Kitab Riyadhus Shalihin, Rasulullah mendapatkan wahyu terait informasi umat yang masuk surga, beliau langsung menyampaikan kepada sahabat sahabatnya. Setelah menyampaikan kabar mengenai umatnya yang ada masuk surga tanpa hisab, Rasulullah SAW bangkit dan langsung memasuki kediamannya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!