Ucapkan Selamat Tahun Baru Hijriah, Ada Hukum dan Dalilnya?

ED
Rabu, 19 Juli 2023 | 04:46 WIB
Bagikan
Ucapkan Selamat Tahun Baru Hijriah, Ada Hukum dan Dalilnya?

VISI.NEWS | BANDUNG - Momentum tahun baru Islam menjadi hal penting bagi umat muslim. Hal ini sebagai awalan bagi seorang muslim untuk menjadi lebih baik di tahun berikutnya. Tahun baru Hijriah adalah tahun baru Islam yang sistem penanggalannya didasarkan pada hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah.

Biasanya pada momentum ini akan berseliweran ucapan selamat tahun baru Hijriah baik dari lembaga atau perseorangan, misalnya dengan kalimat "Selamat Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1445 H. Semoga keberkahan selalu melimpahi diri kita." dan sejenisnya. Pertanyaannya kemudian adalah sebenarnya bagaimana hukumnya dan apa dalilnya?

Ucapan selamat tahun baru Hijriah tidak ada dalil sharih (jelas) baik dari al-Qur'an ataapun hadits Nabi yang melarang atau dalil yang menetapkannya. Namun, ada nash yang memungkinkan untuk digunakan sebagai penjelasan hukum ucapan selamat tahun baru Hijriah, diantaranya adalah al-Qur'an Surat Ibrahim ayat 5, Allah Swt berfirman:

وَذَكِّرْهُمْ بِاَيّٰىمِ اللّٰهِ ۗاِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰيٰتٍ لِّكُلِّ صَبَّارٍ شَكُوْرٍ

Artinya: "Dan ingatkanlah mereka tentang hari-hari Allah.” Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi setiap orang yang sangat penyabar lagi banyak bersyukur."

Berkaitan dengan ayat di atas Al-Imam Fakhruddin ar-Razi (wafat 606 H) menjelaskan dalam tafsirnya,

وَالتَّذْكِيرُ بِأَيَّامِ اللَّهِ لَا يَحْصُلُ إِلَّا بِتَعْدِيدِ نِعَمِ اللَّهِ تَعَالَى

Artinya, "Mengingat hari-hari Allah dapat dihasilkan dengan menghitung-hitung nikmat-nikmatnya".

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.