uaca Bandara Soekarno-Hatta Jumat: Kabur Pagi, Berawan hingga Sore
VISI.NEWS — Kondisi cuaca di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, pada Jumat (18/9/2026) diprakirakan didominasi udara kabur pada pagi hari sebelum berubah menjadi berawan hingga sore. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi pengguna jasa penerbangan, khususnya terkait jarak pandang di kawasan bandara.
Berdasarkan data prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Bandara Soekarno-Hatta dengan kode ICAO WIII, kondisi aktual pada pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara 26 derajat Celsius dengan cuaca berupa udara kabur.
Pada waktu tersebut, jarak pandang tercatat sekitar 4 kilometer. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan 1,9 kilometer per jam. Tekanan udara berada di angka 1.012 hPa, sedangkan titik embun tercatat 23 derajat Celsius.
Memasuki pagi hari, kondisi udara kabur masih diprakirakan bertahan. Pada pukul 07.17 WIB, 08.17 WIB, dan 09.17 WIB, BMKG masih mencatat prakiraan udara kabur di kawasan Bandara Soekarno-Hatta. Jarak pandang pada periode tersebut diprakirakan tetap sekitar 4 kilometer.
Kecepatan angin pada pukul 07.17 WIB hingga 09.17 WIB diprakirakan meningkat menjadi sekitar 5,6 kilometer per jam. Arah angin tercatat berubah-ubah atau variabel.
Perubahan kondisi cuaca mulai terlihat sekitar pukul 10.17 WIB. BMKG memprakirakan cuaca berubah menjadi berawan. Bersamaan dengan itu, jarak pandang meningkat menjadi sekitar 8 kilometer.
Kondisi berawan diprakirakan terus berlangsung hingga sore hari. Mulai pukul 10.17 WIB, 11.17 WIB, 12.17 WIB, 13.17 WIB, 14.17 WIB, 15.17 WIB, 16.17 WIB, hingga 17.17 WIB, kawasan Bandara Soekarno-Hatta diprakirakan tetap berawan.
Pada periode tersebut, jarak pandang diprakirakan berada di sekitar 8 kilometer. Kondisi ini menunjukkan jarak pandang yang lebih baik dibandingkan kondisi pada pagi hari ketika udara kabur masih mendominasi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!