Netty Dorong RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Beri Kepastian bagi Pekerja dan Pengusaha 18 Sep 2026 Mengapa Sup Ayam Cocok Dikonsumsi Saat Sedang Sakit? 18 Sep 2026 Multivitamin Harian Berpotensi Bantu Jaga Fungsi Tubuh Saat Menua 18 Sep 2026 KIP Kuliah 2026 Cair Kapan? Simak 6 Tahap Pencairannya 18 Sep 2026 Prediksi Susunan Pemain Persib vs Persijap, Julio Cesar Kembali 18 Sep 2026 Sambut Hari Sumpah Pemuda, Bupati Bandung Dukung Renovasi Gedung KNPI Setelah Seperempat Abad 18 Sep 2026 Purbaya Muncul di Survei Nasional, Berpeluang Masuk Pilgub Jabar 2029? 18 Sep 2026 Link Live Streaming Arema FC vs Persik Kediri di Super League 2026 18 Sep 2026 Legenda Siti Samboja Hidup Kembali di Panggung Teater 18 Sep 2026 Nusron Wahid Bantah Isu Mundur dari Jabatan Menteri ATR/BPN 18 Sep 2026 Netty Dorong RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Beri Kepastian bagi Pekerja dan Pengusaha 18 Sep 2026 Mengapa Sup Ayam Cocok Dikonsumsi Saat Sedang Sakit? 18 Sep 2026 Multivitamin Harian Berpotensi Bantu Jaga Fungsi Tubuh Saat Menua 18 Sep 2026 KIP Kuliah 2026 Cair Kapan? Simak 6 Tahap Pencairannya 18 Sep 2026 Prediksi Susunan Pemain Persib vs Persijap, Julio Cesar Kembali 18 Sep 2026 Sambut Hari Sumpah Pemuda, Bupati Bandung Dukung Renovasi Gedung KNPI Setelah Seperempat Abad 18 Sep 2026 Purbaya Muncul di Survei Nasional, Berpeluang Masuk Pilgub Jabar 2029? 18 Sep 2026 Link Live Streaming Arema FC vs Persik Kediri di Super League 2026 18 Sep 2026 Legenda Siti Samboja Hidup Kembali di Panggung Teater 18 Sep 2026 Nusron Wahid Bantah Isu Mundur dari Jabatan Menteri ATR/BPN 18 Sep 2026

uaca Bandara Soekarno-Hatta Jumat: Kabur Pagi, Berawan hingga Sore

ED
PN
Jumat, 18 September 2026 | 06:34 WIB
Bagikan
uaca Bandara Soekarno-Hatta Jumat: Kabur Pagi, Berawan hingga Sore

VISI.NEWS — Kondisi cuaca di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, pada Jumat (18/9/2026) diprakirakan didominasi udara kabur pada pagi hari sebelum berubah menjadi berawan hingga sore. Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian bagi pengguna jasa penerbangan, khususnya terkait jarak pandang di kawasan bandara.

Berdasarkan data prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Bandara Soekarno-Hatta dengan kode ICAO WIII, kondisi aktual pada pukul 06.00 WIB menunjukkan suhu udara 26 derajat Celsius dengan cuaca berupa udara kabur.

Pada waktu tersebut, jarak pandang tercatat sekitar 4 kilometer. Angin bertiup dari arah utara dengan kecepatan 1,9 kilometer per jam. Tekanan udara berada di angka 1.012 hPa, sedangkan titik embun tercatat 23 derajat Celsius.

Memasuki pagi hari, kondisi udara kabur masih diprakirakan bertahan. Pada pukul 07.17 WIB, 08.17 WIB, dan 09.17 WIB, BMKG masih mencatat prakiraan udara kabur di kawasan Bandara Soekarno-Hatta. Jarak pandang pada periode tersebut diprakirakan tetap sekitar 4 kilometer.

Kecepatan angin pada pukul 07.17 WIB hingga 09.17 WIB diprakirakan meningkat menjadi sekitar 5,6 kilometer per jam. Arah angin tercatat berubah-ubah atau variabel.

Perubahan kondisi cuaca mulai terlihat sekitar pukul 10.17 WIB. BMKG memprakirakan cuaca berubah menjadi berawan. Bersamaan dengan itu, jarak pandang meningkat menjadi sekitar 8 kilometer.

Kondisi berawan diprakirakan terus berlangsung hingga sore hari. Mulai pukul 10.17 WIB, 11.17 WIB, 12.17 WIB, 13.17 WIB, 14.17 WIB, 15.17 WIB, 16.17 WIB, hingga 17.17 WIB, kawasan Bandara Soekarno-Hatta diprakirakan tetap berawan.

Pada periode tersebut, jarak pandang diprakirakan berada di sekitar 8 kilometer. Kondisi ini menunjukkan jarak pandang yang lebih baik dibandingkan kondisi pada pagi hari ketika udara kabur masih mendominasi.

Kecepatan angin juga diprakirakan mengalami peningkatan cukup signifikan mulai pukul 10.17 WIB. Angin diprakirakan bertiup dengan kecepatan sekitar 20,4 kilometer per jam dan berasal dari arah timur laut.

Pola angin dari timur laut tersebut diprakirakan bertahan hingga pukul 17.17 WIB. Dengan demikian, sepanjang siang hingga menjelang petang, kondisi cuaca di kawasan bandara relatif konsisten dengan langit berawan, jarak pandang sekitar 8 kilometer, serta angin timur laut dengan kecepatan sekitar 20,4 kilometer per jam.

Secara umum, data BMKG hingga 12 jam ke depan menunjukkan tidak adanya perubahan drastis kondisi cuaca di Bandara Soekarno-Hatta. Periode pagi menjadi waktu dengan jarak pandang lebih terbatas akibat udara kabur, sedangkan kondisi membaik mulai menjelang siang ketika jarak pandang diprakirakan meningkat.

Bagi calon penumpang yang akan melakukan penerbangan melalui Bandara Soekarno-Hatta pada Jumat, kondisi cuaca tetap perlu diperhatikan, terutama pada keberangkatan pagi. Udara kabur dengan jarak pandang sekitar 4 kilometer menjadi kondisi yang tercatat pada awal periode prakiraan.

Meski demikian, kondisi cuaca di bandara tidak hanya ditentukan oleh satu parameter. Operasional penerbangan juga mempertimbangkan berbagai faktor meteorologis dan teknis sesuai prosedur keselamatan penerbangan.

BMKG mencatat kondisi awal pada pukul 06.00 WIB berupa udara kabur dengan suhu 26 derajat Celsius, jarak pandang 4 kilometer, angin utara 1,9 kilometer per jam, tekanan udara 1.012 hPa, serta titik embun 23 derajat Celsius.

Dalam beberapa jam berikutnya, udara kabur masih bertahan hingga sekitar pukul 09.17 WIB. Setelah itu, kondisi diprakirakan berubah menjadi berawan dengan jarak pandang yang meningkat menjadi 8 kilometer dan angin timur laut yang lebih kencang.

Hingga pukul 18.17 WIB, prakiraan BMKG masih menunjukkan kondisi berawan di Bandara Soekarno-Hatta. Dengan demikian, masyarakat yang memiliki jadwal penerbangan pada Jumat (18/9/2026) dapat memantau informasi cuaca dan perkembangan penerbangan secara berkala sebelum berangkat menuju bandara.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.