Tren Ramadan 2024, Peminatan Kurma dan Biskuit Tingkatkan Sales Quantity F&B Hingga 50,8%
- Sektor FMCG bukukan nilai penjualan Rp 6,4 triliun, meningkat 25,4% dari Ramadan tahun lalu.
VISI.NEWS | JAKARTA - Setelah lebih dari sebulan masyarakat di Indonesia melewati Ramadan di tahun 2024. Terdapat banyak fenomena yang tercipta, mulai dari tren shimmer-shimmer hingga war takjil. Compas.co.id sebagai #1 E-commerce market insight for FMCG Brands in Indonesia, merekam dan melakukan riset terhadap produk-produk FMCG se-indonesia sepanjang Ramadan 2024. Hasilnya, Pada periode riset 13 Maret - 9 Mei 2024 Compas.co.id menemukan bahwa nilai penjualan (sales value) sektor FMCG mencapai Rp 6,4 triliun, dengan jumlah produk terjual (sales quantity) sebanyak 170,8 juta buah. “Menggunakan metode crawling yang merekam seluruh aktivitas penjualan di seluruh toko Shopee, Tokopedia dan Blibli, kami menemukan secara nilai penjualan FMCG meningkat 12,2% jika dibandingkan dengan 1 bulan full di periode Februari 2024. Dimana pada bulan tersebut nilai penjualan sektor FMCG mencapai Rp 5,7 triliun. Menariknya jika dilihat berdasarkan peningkatan jumlah produk terjual, kategori makanan & minuman mengalami peningkatan yang signifikan, mencapai 50,8%,” terang Narendrata selaku CEO & Co-founder Compas.co.id.
Menilik lebih detail penjelasan Narendrata, peningkatan tersebut terefleksi dari jumlah produk terjual di kategori F&B pada periode Ramadan 2024 yang mencapai 60,3 juta produk, cukup kontras jika dibandingkan pada periode Februari 2024 yang hanya mencapai 39,9 juta produk.
Adapun pertumbuhan jumlah produk terjual terbesar, disumbangkan oleh sub kategori biskuit & kue kering yang mencapai 4,3 juta produk terjual, meningkat 224,4% jika dibandingkan penjualan pada bulan Februari 2024 yang hanya mencapai 1,3 juta produk. Kemudian keripik dan kerupuk yang mencapai 3,3 juta produk terjual, meningkat 46,9% jika dibandingkan Februari 2024 yang hanya mencapai 2,2 juta produk.
Produk lainnya yang mengalami peningkatan, bahkan melonjak cukup tajam adalah buah-buahan, dimana jumlah produk terjualnya meningkat 156% dari 911 ribu produk pada Februari 2024, melambung ke angka 2,3 juta produk pada Ramadan 2024.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!