Tiga Inovator Indonesia Terpilih sebagai Ashoka Fellow 2025

ED
Jumat, 19 Desember 2025 | 16:52 WIB
Bagikan
Tiga Inovator Indonesia Terpilih sebagai Ashoka Fellow 2025

“Dewan Pembina Ashoka Global juga menilai bila Anum telah berhasil memfasilitasi dialog publik pertama antara masyarakat Papua dan non-Papua pada 2011,” ujar Rezza. “Dan kini diskusi publik tersebut menjadi model perdamaian lokal di sana.”

Sedangkan Atika Paraswaty menjadi Ashoka Fellow karena telah menciptakan sistem bantuan hukum bagi pengungsi di Indonesia, serta telah menjangkau lebih dari 10.000 pengungsi sejak 2012. Di sisi lain, ia juga berhasil melatih 53 paralegal komunitas untuk memberikan dukungan hukum dan advokasi di kamp pengungsi, sekaligus memperkuat kohesi sosial.

“Antara tahun 2013 dan 2023, jumlah pengungsi yang masuk ke Indonesia terus meningkat secara signifikan, dan menyebabkan banyak konflik sosial dengan penduduk asli yang menetap di dekat daerah pengungsian, kemunculan disinformasi, serta diskriminasi terhadap hak asasi manusia,” ujar Rezza. “Melalui SUAKA, Atika telah menciptakan sistem bantuan hukum yang memungkinkan pengungsi untuk mengakses perlindungan hukum dan membela hak-hak mereka sebagai manusia.”

Ashoka Fellowship telah dianugerahkan kepada lebih dari 3.800 individu di lebih dari 90 negara, termasuk lebih dari 210 orang di Indonesia sejak tahun 1985. Mereka adalah para pembuat perubahan sistem, yang mampu memperbaiki dan mengubah sistem yang berfungsi atau bekerja kurang baik menjadi sistem yang mensejahterakan masyarakat serta melestarikan lingkungan.

@uli

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.