The Untold Stories Eps. 3: Klok dan Beckham Sempat Ragu
Ilustrasi./visi.news/Persib.co.id.
VISI.NEWS | BANDUNG - Momen penentuan gelar juara Liga 1 2024/2025 menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi para pemain Persib Bandung. Setelah mengalami kekalahan dari Malut United, Persib tetap berpeluang mengunci trofi juara pada pekan ke-31 jika Persebaya Surabaya gagal meraih kemenangan saat menghadapi Persik Kediri di Stadion Brawijaya, 5 Mei 2025.
Harapan tersebut membuat sejumlah pemain Persib berkumpul di Graha Persib untuk menyaksikan pertandingan secara bersama-sama. Momen itu diabadikan dalam tayangan The Untold Stories Back to Back Champions episode ketiga di kanal YouTube Persib.
Pada babak pertama, Persebaya tampil dominan dan unggul 3-1 atas Persik. Kondisi tersebut membuat para pemain Persib mulai pesimistis bisa memastikan gelar juara tanpa harus menunggu hasil pertandingan mereka sendiri.
"Di babak pertama, wah, ini kayaknya kita yang harus main untuk jadi juara. Kita enggak usah mengharapkan tim lain," kata Beckham Putra Nugraha.
Situasi serupa juga dirasakan oleh kapten Persib, Marc Klok. Ia mengaku sempat meninggalkan Graha Persib karena menilai Persebaya akan mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir pertandingan.
"Semua orang mulai bicara, 'ah sudahlah, juara ini bergantung kepada kita sendiri. Pertandingan ini, kita tidak perlu menontonnya lagi.' Lalu di babak kedua, saya pikir semua orang memutuskan untuk pergi," kata Klok.
Namun jalannya pertandingan berubah drastis pada babak kedua. Persik berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui gol yang dicetak Ze Valente dan Ramiro Fergonzi.
Hasil imbang tersebut menjadi kabar gembira bagi Persib. Tambahan satu poin membuat Persebaya mengoleksi 54 poin dan tertinggal 10 angka dari Persib yang berada di puncak klasemen. Dengan selisih poin tersebut, Persebaya dipastikan tidak lagi mampu mengejar perolehan poin Maung Bandung hingga akhir musim.
Kepastian itu sekaligus mengantarkan Persib meraih gelar juara Liga 1 2024/2025, sekaligus menorehkan prestasi back to back champions setelah sebelumnya juga menjadi kampiun pada musim sebelumnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!