Thailand Bidik Gelar Kedelapan, Laos Siap Beri Kejutan di Laga Pembuka Grup B
Juara tujuh kali Thailand. /visi.news/ist
Grujic yang memiliki pengalaman melatih di berbagai negara diharapkan mampu mengangkat performa Laos yang selama ini belum mampu berbicara banyak di level Asia Tenggara.
Sejak turnamen ini digelar, Laos belum pernah lolos dari fase grup. Bahkan, kemenangan terakhir mereka di ASEAN Championship terjadi lebih dari dua dekade lalu, tepatnya pada 2004 saat menundukkan Kamboja 2-1 melalui dua gol Chalana Luang-Amath pada babak kedua.
Menghadapi Thailand menjadi kesempatan bagi Laos untuk memulai era baru sekaligus menghapus catatan panjang tanpa kemenangan di ajang paling bergengsi kawasan tersebut.
Sementara itu, pertandingan lain di Grup B mempertemukan Myanmar melawan Malaysia di Stadion Thuwunna, Yangon.
Malaysia memasuki turnamen dengan perubahan di kursi pelatih setelah Peter Cklamovski meninggalkan jabatannya. Federasi Sepak Bola Malaysia kembali menunjuk Tan Cheng Hoe sebagai pelatih interim untuk memimpin Harimau Malaya pada ASEAN Hyundai Cup 2026.
Tan bukan sosok asing bagi sepak bola Malaysia. Pelatih berusia 58 tahun itu pernah membawa negaranya mencapai final ASEAN Championship 2018 sebelum kalah tipis dari Vietnam. Ia juga menjadi bagian dari staf kepelatihan yang mengantarkan Malaysia meraih satu-satunya gelar juara ASEAN Championship pada 2010 sebagai asisten pelatih K. Rajagopal.
Pengalaman panjang Tan di sepak bola Asia Tenggara diharapkan mampu membawa Malaysia kembali menjadi penantang serius dalam perebutan gelar.
Myanmar sendiri tampil dengan wajah baru setelah menunjuk pelatih asal Norwegia, Jørn Andersen, pada awal Juli 2026. Andersen dikenal sebagai pelatih yang mengedepankan organisasi permainan, disiplin, dan intensitas tinggi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!