Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026

Terekam CCTV, Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Apa Tujuan?

Desi Rossilawati
Rabu, 1 Juli 2026 | 16:13 WIB
Bagikan
Terekam CCTV, Taufik Hidayat Datangi Gedung Pakuan Apa Tujuan?

Rekaman CCTV saat Taufik Hidayat mendatangi Gedung Pakuan./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan fakta baru dalam kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR (29). Sebelum ditangkap aparat Polda Jawa Barat, tersangka Taufik Hidayat (30) diketahui sempat mendatangi Gedung Pakuan untuk meminta bertemu dengannya.

Keterangan tersebut disampaikan Dedi usai menjenguk korban yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Senin (29/6/2026). Menurutnya, kedatangan Taufik terjadi pada dini hari sebelum pelaku akhirnya ditangkap polisi di wilayah Majalaya.

"Jadi, Taufik sempat datang ke Gedung Pakuan jam 4.00 WIB dini hari, menemui pos jaga dan dia ngomong pakai helm, pakai masker, saya ingin ketemu Pak Gubernur, saya mau dipenjara tapi ada hal yang harus saya sampaikan dulu," ujar Dedi dalam keterangannya dikutip, Rabu (1/7/2026).

Dedi mengatakan informasi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) di Gedung Pakuan. Saat itu, Taufik yang telah berstatus tersangka dan masuk daftar pencarian orang (DPO) Polda Jawa Barat berupaya meminta bantuan petugas jaga agar dapat bertemu dengannya.

Selain itu, Dedi mengungkapkan bahwa Taufik juga sempat berusaha mendatangi kediaman pribadinya di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang. Namun, upaya tersebut tidak terlaksana karena orang yang mengantarnya mengaku takut.

"Jadi itu dan CCTV-nya ada, dan dia mencari dan dia juga berusaha datang ke Lembur Pakuan, sampai di Cikawung, yang nganternya tidak berani, karena takut di jalan, dilihat orang, digebukin, jadi takut yang nganternya," ucap Dedi.

Menurut Dedi, berdasarkan informasi yang diterimanya, Taufik tidak bermaksud meminta perlindungan dari proses hukum. Pelaku disebut ingin menyerahkan diri setelah terlebih dahulu menyampaikan sesuatu secara langsung kepadanya.

"Jadi dari bahasanya dia siap dipenjara, tapi sebelum dipenjara ada sesuatu yang ingin disampaikan," katanya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.