Terdampak Bencana, 46 Persen Daerah Irigasi di Sukabumi dalam Penanganan

Desi Rossilawati Andri Somantri
Rabu, 8 Juli 2026 | 15:00 WIB
Bagikan
Terdampak Bencana, 46 Persen Daerah Irigasi di Sukabumi dalam Penanganan

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus./visi.news/Andri.

VISI.NEWS - Kondisi daerah irigasi di Kabupaten Sukabumi yang berada dalam kategori baik mencapai 54 persen. Sementara sisanya yakni 46 persen masih memerlukan penanganan agar dapat berfungsi optimal untuk mendukung sektor pertanian.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, di sela kegiatan pelatihan penguatan peran serta Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) dan Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau Mitra Cai di Situ Sukarame, Kecamatan Parakansalak, Selasa (7/7/2026). 

“Sementara kemantapan atau kondisi irigasi baik kita hanya 54%. Berarti ada 46% yang harus terus kita tangani,” ujar Uus.

Dia mengatakan 46 persen daerah irigasi itu butuh penanganan karena dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya bencana yang melanda Kabupaten Sukabumi pada 2024. Di tahun 2024 itu, longsor dan banjir bandang, terjadi di sejumlah kecamatan di Kabupaten Sukabumi 

Menurutnya, bencana yang terjadi di sejumlah wilayah pada 2024 menyebabkan penurunan kondisi sejumlah daerah irigasi. “2024 karena bencana, sehingga Daerah Irigasi kita turun,” imbuhnya.

Terkait penanganan daerah irigasi, Uus menyatakan Pemkab Sukabumi berharap dukungan pemerintah pusat melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan. Dukungan tersebut dinilai penting mengingat kemampuan fiskal daerah masih terbatas untuk penanganan daerah irigasi.

“Sehingga inpres 2 untuk pembangunan irigasi yang dilakukan oleh pemerintah pusat banyak dilakukan di Sukabumi. Tahun ini ada beberapa DI yang ditangani oleh pusat. Karena apa? Karena fiskal kita terbatas,” ujarnya.

Uus menjelaskan Pemkab Sukabumi menargetkan peningkatan kondisi irigasi secara bertahap sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). “Yang jelas, hari ini kondisinya 54 persen, satu tahun target kita 1 persen,” ujarnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.