Tantan Sulthon Nahkodai PWI Jabar
Foto dibantu artificial intelligence /visi.news/desain grafis
Karena itu, ia berkomitmen mendorong sinergi yang lebih kuat antara pengurus provinsi dan pengurus daerah agar program-program organisasi dapat berjalan lebih efektif dan merata.
Selain penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi anggota juga menjadi prioritas utama. Berbagai program pelatihan, pendidikan jurnalistik, sertifikasi kompetensi, hingga pengembangan kemampuan digital direncanakan menjadi bagian dari agenda kerja lima tahun ke depan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan industri media yang kini bergerak cepat menuju ekosistem digital, multimedia, dan berbasis teknologi.
Menjawab Tantangan Era Digital
Di era transformasi digital, wartawan tidak lagi hanya dituntut mampu menulis berita dengan baik. Mereka juga harus memahami pemanfaatan teknologi, pengelolaan konten multiplatform, verifikasi informasi digital, hingga etika penggunaan kecerdasan buatan dalam proses jurnalistik.
Melalui kepemimpinan baru ini, PWI Jawa Barat diharapkan mampu menjadi organisasi yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalisme yang profesional, independen, dan berintegritas.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan kebutuhan untuk meningkatkan daya saing wartawan Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menjaga kualitas produk jurnalistik di tengah maraknya informasi yang beredar melalui berbagai platform digital.
Konferprov Berlangsung Demokratis
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!