Tantan Sulthon Nahkodai PWI Jabar
Foto dibantu artificial intelligence /visi.news/desain grafis
VISI.NEWS – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat resmi memiliki pemimpin baru. Dalam Konferensi Provinsi (Konferprov) PWI Jawa Barat 2026 yang berlangsung di Bandung, Rabu (12/8/2026), Tantan Sulthon Bukhawan terpilih sebagai Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031 setelah meraih kemenangan meyakinkan dalam pemungutan suara.
Tantan berhasil mengumpulkan 444 suara dari total 699 suara yang masuk, mengungguli kandidat lainnya, Hardiyansyah, yang memperoleh 247 suara. Hasil tersebut menandai kepercayaan mayoritas anggota PWI se-Jawa Barat terhadap visi dan program yang diusung Tantan untuk membawa organisasi profesi wartawan itu memasuki babak baru.
Kemenangan Tantan disambut antusias oleh peserta konferensi yang berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat. Suasana penuh semangat mewarnai rangkaian pemilihan yang berlangsung demokratis dan kondusif hingga proses penghitungan suara selesai dilakukan.
Dalam pencalonannya, Tantan mengusung konsep “PWI Jabar Istimewa”, sebuah gagasan yang menitikberatkan pada penguatan kapasitas organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia wartawan, kesejahteraan anggota, serta adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital yang terus mengubah lanskap industri media.
Menurutnya, tantangan dunia jurnalistik saat ini semakin kompleks. Di tengah derasnya arus informasi, kemajuan teknologi kecerdasan buatan (AI), dan perubahan pola konsumsi berita masyarakat, wartawan dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi agar tetap relevan dan profesional.
“PWI harus menjadi rumah besar yang mampu meningkatkan kualitas anggotanya, memperkuat profesionalisme, serta hadir memberikan manfaat nyata bagi para wartawan di Jawa Barat,” menjadi semangat yang diusung dalam kampanye kepemimpinannya.
Perkuat Organisasi Hingga Daerah
Salah satu fokus utama kepengurusan baru adalah memperkuat struktur organisasi PWI hingga tingkat kabupaten dan kota. Tantan menilai, pengurus daerah merupakan ujung tombak organisasi yang berhadapan langsung dengan anggota dan dinamika jurnalistik di wilayah masing-masing.
Karena itu, ia berkomitmen mendorong sinergi yang lebih kuat antara pengurus provinsi dan pengurus daerah agar program-program organisasi dapat berjalan lebih efektif dan merata.
Selain penguatan kelembagaan, peningkatan kompetensi anggota juga menjadi prioritas utama. Berbagai program pelatihan, pendidikan jurnalistik, sertifikasi kompetensi, hingga pengembangan kemampuan digital direncanakan menjadi bagian dari agenda kerja lima tahun ke depan.
Langkah tersebut dinilai penting untuk menjawab kebutuhan industri media yang kini bergerak cepat menuju ekosistem digital, multimedia, dan berbasis teknologi.
Menjawab Tantangan Era Digital
Di era transformasi digital, wartawan tidak lagi hanya dituntut mampu menulis berita dengan baik. Mereka juga harus memahami pemanfaatan teknologi, pengelolaan konten multiplatform, verifikasi informasi digital, hingga etika penggunaan kecerdasan buatan dalam proses jurnalistik.
Melalui kepemimpinan baru ini, PWI Jawa Barat diharapkan mampu menjadi organisasi yang adaptif terhadap perubahan zaman tanpa meninggalkan prinsip-prinsip dasar jurnalisme yang profesional, independen, dan berintegritas.
Komitmen tersebut juga sejalan dengan kebutuhan untuk meningkatkan daya saing wartawan Jawa Barat di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus menjaga kualitas produk jurnalistik di tengah maraknya informasi yang beredar melalui berbagai platform digital.
Konferprov Berlangsung Demokratis
Konferprov PWI Jawa Barat 2026 menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi. Selain memilih ketua baru, forum tersebut juga menjadi ajang evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus merumuskan arah organisasi untuk lima tahun mendatang.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan partisipasi aktif anggota dari berbagai daerah di Jawa Barat. Berbagai pandangan, masukan, dan aspirasi disampaikan dalam sidang-sidang konferensi sebagai bagian dari proses demokrasi organisasi.
Dengan terpilihnya Tantan Sulthon Bukhawan sebagai Ketua PWI Jawa Barat periode 2026–2031, harapan besar kini tertuju pada lahirnya kepemimpinan yang mampu memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas dan kesejahteraan wartawan, serta membawa PWI Jawa Barat menjadi organisasi profesi yang semakin solid, modern, dan berdaya saing di tengah perubahan industri media yang terus berkembang.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!