Tanpa Figur Kuat, Target Golkar Raih 20 Persen Suara akan Sangat Sulit

ED
Kamis, 1 Desember 2022 | 07:10 WIB
Bagikan
Tanpa Figur Kuat, Target Golkar Raih 20 Persen Suara akan Sangat Sulit

VISI.NEWS | JAKARTA - Peneliti senior dari Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRP-BRIN) Lili Romli mengatakan bahwa Partai Golkar baru akan mencapai target 20 persen suara apabila disokong efek ekor jas.

"Pemilu 2019 memberikan pelajaran tentang besarnya pengaruh efek ekor jas bagi perolehan suara partai. PDI Perjuangan (PDIP) mendapatkan efek ekor jas dari Joko Widodo (Jokowi) yang maju sebagai capres. Begitu juga dengan Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto," ungkapnya, Rabu (30/11/2022).

Hal ini berarti, kata Lili, target Golkar terealisasi atau setidaknya mendekati 20 persen suara apabila sosok internal partai, khususnya Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto diusung pada Pilpres 2024.

“Jadi, target 20 persen itu akan tercapai atau mendekati, manakala sosok Ketum Golkar Airlangga yang maju sebagai capres atau cawapres. Kalau tidak ya susah,” katanya kepada wartawan.

Figur dari partai  kata Lili, menjadi salah satu pekerjaan rumah. Beberapa partai lain mempunyai figur kuat yang menjadi magnet partainya, seperti PDIP dan Partai Nasdem. "PDIP yang selalu tertinggi dan mereka punya figur, Pak Jokowi, Ibu Mega, apalagi kalau mengusung Ganjar," tandasnya.

Selain itu, Golkar juga berbagi ceruk elektoral yang sama dengan beberapa partai, sehingga Golkar harus berbagi suara pemilih dengan beberapa partai yang punya irisan ideologi nasionalis.Banyak partai yang dekat atau sama secara ideologi dengan Golkar. Jadi, ada Nasdem, Gerindra, Garuda.

Partai Golkar berada pada urutan kedua setelah PDIP pada Pemilu 2019. PDIP memperoleh 19,33 persen suara, sedangkan Golkar memperoleh 12,31 persen suara. Berkaca pada hasil tersebut, Lili menilai Golkar akan kesulitan mencapai target jika tanpa didukung faktor efek ekor jas.

“Katakanlah sama dengan pemilu 2019, itu agak susah bagi Golkar mencapai target 20 persen, kecuali Golkar mengusung ketumnya menjadi capres atau cawapres,” pungkas Lili.

Sebelumnya, Airlangga Hartarto mengatakan Golkar memiliki jajaran yang kuat untuk menghadapi pemilu. Ada ribuan kader partai yang siap memenangkan pemilu. "Ya tugasnya jelas, three in one. Satu menang pilpres (pemilihan calon presiden dan calon wakil presiden), dua menang pileg (pemilihan calon anggota legislatif), tiga menang pilkada (pemilihan calon kepala daerah) ke depan, penugasannya jelas," tegas Airlangga, belum lama ini.@mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.