Tanker AS Terbakar Usai Diserang Kapal Tanpa Awak

ED
Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:07 WIB
Bagikan
Tanker AS Terbakar Usai Diserang Kapal Tanpa Awak

VISI.NEWS | BANDUNG - Sebuah serangan dramatis mengguncang perairan Teluk dekat Irak pada Rabu malam ketika sebuah kapal tanker milik perusahaan Amerika Serikat dihantam oleh kapal tanpa awak yang sarat bahan peledak. Insiden tersebut memicu ledakan besar yang melahap sebagian kapal dan memaksa awak kapal melompat ke laut dalam hitungan detik demi menyelamatkan diri.

Kapal tanker bernama Safesea Vishnu, yang berbendera Kepulauan Marshall, saat itu tengah berlabuh di pelabuhan Khor Al Zubair, Irak. Kapal tersebut sedang melakukan proses pemindahan muatan naphtha sebanyak sekitar 53.000 metrik ton melalui metode ship-to-ship transfer ketika serangan terjadi. Menurut temuan awal dari pemilik sekaligus operator kapal, Safesea Group yang berbasis di New Jersey, dua kapal kecil tanpa awak yang membawa bahan peledak menabrak sisi kiri kapal dan memicu ledakan hebat.

Ledakan itu dengan cepat memicu kobaran api yang menjalar di sepanjang sisi kapal tanker. Situasi berubah kacau dalam hitungan detik ketika para awak kapal berusaha menyelamatkan diri dari kebakaran yang terus membesar. Tanpa sempat menurunkan sekoci penyelamat, sebagian besar awak kapal memilih melompat langsung ke laut.

“Setelah berbicara dengan awak kapal yang selamat, serangan ini tampaknya dilakukan secara sengaja dan direncanakan dengan matang,” kata Safesea Group dalam pernyataan resminya.

Perusahaan tersebut juga menambahkan bahwa awak kapal hanya memiliki sedikit waktu untuk bereaksi sebelum api menyebar dengan cepat di dek kapal.

Dari total 28 awak kapal yang berada di dalam Safesea Vishnu saat kejadian, satu orang dilaporkan meninggal dunia. Sementara 27 awak lainnya berhasil diselamatkan dan kini mendapat bantuan dari Kedutaan Besar India di Irak, karena sebagian besar awak kapal merupakan warga negara India. Mereka saat ini berada dalam kondisi aman meskipun masih mengalami trauma akibat peristiwa tersebut.

Sementara itu, kapal tanker Safesea Vishnu dilaporkan mengalami kemiringan di perairan pelabuhan setelah ledakan. Sebuah tim penyelamat dan ahli salvaging telah dikirim ke lokasi untuk menstabilkan kapal sekaligus memastikan bahwa tidak terjadi pencemaran lingkungan laut akibat kebocoran bahan bakar atau muatan naphtha.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.