Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Cuaca Bandung Rabu (5/8/2026) Cerah Berawan, Suhu 31 Derajat Celsius 5 Aug 2026 Persija Tersingkir! Persib Lolos ke Final Piala Presiden 4 Aug 2026

Taksiran Awal Kerugian Akibat Banjir di Pakistan Setidaknya $10 Miliar

ED
Rabu, 31 Agustus 2022 | 10:22 WIB
Bagikan
Taksiran Awal Kerugian Akibat Banjir di Pakistan Setidaknya $10 Miliar

VISI.NEWS | PAKISTAN - Kerugian ekonomi awal akibat banjir di Pakistan bisa mencapai setidaknya $10 miliar, Menteri Perencanaan Ahsan Iqbal mengatakan Senin (29/8).

Banjir bandang yang belum pernah terjadi sebelumnya dan historis yang disebabkan oleh hujan muson yang tidak normal telah menghanyutkan jalan, tanaman, infrastruktur dan jembatan, menewaskan sedikitnya 1.000 orang dalam beberapa pekan terakhir dan berdampak pada lebih dari 33 juta orang.

"Saya kira akan sangat besar. Sejauh ini perkiraan awal lebih dari 10 miliar dolar AS," kata Iqbal dalam wawancara dengan Reuters, seperti dilansir dailysabah.com.

Menteri mengatakan, mungkin perlu lima tahun untuk membangun kembali dan merehabilitasi negara Asia Selatan berpenduduk 200 juta orang itu. Dia menyebut hal itu akan menghadapi tantangan akut kekurangan pangan.

Dia mengatakan 45% dari tanaman kapas telah hanyut selain kerusakan besar pada sayuran dan buah-buahan dan sawah.

"Sejauh ini kami telah kehilangan 1.000 nyawa manusia. Kerusakan hampir mencapai satu juta rumah," kata Iqbal di kantornya.

"Orang-orang benar-benar kehilangan mata pencaharian sepenuhnya," katanya.

Pakistan telah meminta bantuan internasional untuk mengatasi banjir besar, dan beberapa negara telah mengirimkan pasokan dan tim penyelamat. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.