Survei LSI: NU Jemaahnya Naik Jadi 56,9% dan Muhammadiyah Turun Menjadi 5,7%
Di lain sisi, jumlah masyarakat yang mengaku sebagai bagian dari Muhammadiyah mengalami penurunan dari yang semula berada di angka 9,4 persen di tahun 2005 menjadi 5,7 persen di tahun 2018.
Menurutnya, penurunan sebesar 3,7 persen ini menjadi angka yang drastis sekali karena hampir separuh mereka kehilangan pengikutnya. “Turunnya drastis sekali hampir separuh,” ungkapnya.
Baca Juga:
Sindikat Ginjal: Agama Menggugat
Lantas Denny pun menyebut proses pengangkatan calon anggota atau kaderisasi menjadi alasan utama mengapa terjadi penurunan jumlah jemaah mereka. Ia menilai proses kaderisasi tersebut menjadi masalah besar yang harus segera ditangani oleh pihak Muhammadiyah agar jumlah dari masyarakat yang mengaku sebagai pengikutnya tidak kembali mengalami penurunan.
“Dan kita ingin Muhammadiyah sebagaimana NU untuk terus tumbuh karena mereka mewakili dua segmen modern di Indonesia,” ucapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!