Suasana Khidmat Idul Adha di Komplek BBA, Ustadz Tatang Suryadi Ingatkan Lima Hal Soal Kurban
VISI.NEWS | BANDUNG – Warga Komplek Bumi Baleendah Asri (BBA), Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, memadati jalan protokol komplek untuk melaksanakan salat Idul Adha 1445 H yang khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Salat Idul Adha ini dipimpin oleh Ustadz Tatang Suryadi yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib.
Dalam khutbahnya, Ustadz Tatang mengingatkan pentingnya ibadah kurban sebagai perintah Allah dalam Al-Qur'an. Ia mengutip surat Al Maidah yang menyatakan bahwa perintah berkurban sudah ada sejak zaman Nabi Adam, melalui kisah Habil, putra Nabi Adam yang mempersembahkan hewan kurban terbaiknya sebagai bentuk syukur kepada Allah. "Kisah ini menunjukkan bahwa kurban diterima bukan hanya secara hukum tetapi juga oleh Allah SWT," ujar Ustadz Tatang.
Selain itu, Ustadz Tatang mengingatkan jamaah tentang kisah Nabi Ibrahim yang diperintahkan Allah untuk mengorbankan putranya, yang kemudian digantikan dengan seekor domba. "Perintah ini kemudian menjadi ibadah yang diikuti oleh umat Islam di seluruh dunia hingga kini," tambahnya.
Dalam khutbahnya, Ustadz Tatang menekankan lima poin utama tentang pentingnya berkurban:
1. Membersihkan Rezeki
Ibadah kurban dapat membersihkan rezeki yang Allah berikan dan merupakan ungkapan rasa syukur atas nikmat-Nya. "Melalui ibadah kurban Allah membersihkan rezeki yang kita peroleh dan melalui ibadah kurban juga sebagai bentuk rasa syukur kita atas nikmat yang telah Allah berikan," ungkapnya.
2. Mendekatkan Diri kepada Allah
Berkurban adalah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, sebagaimana disampaikan dalam surat Al Maidah ayat 27 Allah berfirman, "Dan ceritakanlah (Muhammad) yang sebenarnya kepada mereka tentang kisah kedua putra Adam, ketika keduanya mempersembahkan kurban, maka (kurban) salah seorang dari mereka berdua (Habil) diterima dan dari yang lain (Qabil) tidak diterima. Dia (Qabil) berkata, 'Sungguh, aku pasti membunuhmu!' Dia (Habil) berkata, 'Sesungguhnya Allah hanya menerima (amal) dari orang yang bertakwa'.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!