Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026

Stroke Ringan Tak Selalu Ringan, Studi Temukan Efek Lelah Jangka Panjang

Desi Rossilawati
Jumat, 23 Mei 2025 | 00:00 WIB
Bagikan
Stroke Ringan Tak Selalu Ringan, Studi Temukan Efek Lelah Jangka Panjang
VISI.NEWS | BANDUNG - Stroke ringan atau serangan iskemik transien (TIA) selama ini dikenal sebagai kondisi medis yang cepat pulih. Namun, sebuah studi terbaru dari Rumah Sakit Universitas Aalborg, Denmark mengungkap bahwa dampaknya tidak selalu ringan. Penelitian menunjukkan bahwa penderita stroke ringan berisiko mengalami kelelahan berat berkepanjangan hingga setahun setelah serangan terjadi. "Pasien yang mengalami stroke ringan dilaporkan mengalami kelelahan berat," ujar Birgitte Hede Ebbesen, peneliti utama studi sekaligus fisioterapis di rumah sakit tersebut, seperti dikutip dari Fox News Digital. Penelitian ini melibatkan 354 peserta berusia rata-rata 70 tahun yang pernah mengalami TIA. Mereka diminta melaporkan tingkat kelelahan mereka dalam lima kategori: fisik, mental, motivasi, aktivitas, dan kelelahan keseluruhan selama periode 12 bulan. Hasilnya, dua minggu pasca-serangan, 61% peserta mengaku sangat lelah. Angka ini hanya menurun sedikit dalam bulan ketiga, keenam, dan kedua belas—masih di atas 50%. Kelelahan ini dikaitkan erat dengan kecemasan, depresi, hingga gangguan tidur. Dokter kardiologi intervensi Bradley Serwer menyebut ada beberapa penyebab kelelahan jangka panjang ini, di antaranya:
  • Penyembuhan otak yang membutuhkan energi tinggi.
  • Respons imun dan peradangan pasca-stroke.
  • Penurunan neurotransmitter otak seperti serotonin dan dopamin.
  • Efek samping obat seperti betablocker.
  • Gangguan tidur dan depresi pasca-stroke.
Gejala stroke ringan seperti wajah terkulai, lengan lemah, atau bicara tidak jelas memang sering kali sembuh dalam hitungan jam. Namun, temuan ini menegaskan pentingnya pemantauan pasca-stroke ringan, karena risiko efek jangka panjang bisa berdampak pada kualitas hidup pasien. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.