Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026

SPMB Jabar 2025 Tahap I Dimulai 10 Juni, Ini Jalur dan Kuotanya

Desi Rossilawati
Senin, 9 Juni 2025 | 17:00 WIB
Bagikan
SPMB Jabar 2025 Tahap I Dimulai 10 Juni, Ini Jalur dan Kuotanya
VISI.NEWS | BANDUNG - Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk wilayah Jawa Barat Tahun Ajaran 2025 memasuki tahap pertama mulai 10 hingga 16 Juni 2025. Pada tahap ini, Dinas Pendidikan Jabar membuka tiga jalur seleksi yakni domisili, afirmasi, dan mutasi. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, mengonfirmasi hal tersebut pada Senin (9/6/2025). Ia menyampaikan bahwa ketiga jalur tersebut akan diterapkan untuk jenjang SMA dan SMK, masing-masing dengan alokasi kuota 35% untuk jalur domisili, 30% untuk afirmasi, dan 5% untuk jalur mutasi karena perpindahan tugas orang tua. Sementara itu, untuk jenjang SLB (Sekolah Luar Biasa), tidak dilakukan pembagian jalur seperti pada jenjang lainnya. Seleksi dilakukan berdasarkan kesesuaian dengan jenis kebutuhan khusus masing-masing calon peserta didik. Tahap kedua nantinya akan difokuskan pada jalur prestasi yang mengisi 30% kuota tersisa. Purwanto menekankan bahwa seluruh satuan pendidikan serta petugas di lapangan telah menandatangani pakta integritas, sebagai bentuk komitmen untuk menjaga proses seleksi tetap adil, transparan, dan bebas diskriminasi. "Masyarakat juga pegang integritas untuk menjunjung tinggi rasa keadilan, tidak diskriminatif dan ini harus menjadi perhatian semua pihak," tegasnya. Ia juga mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga integritas dengan tidak melakukan tindakan curang atau manipulatif, demi menciptakan sistem pendidikan yang inklusif dan merata. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.