SOSOK | Tantriani Dewi Martadinata Bacaleg Kab. Bandung dari Partai Demokrat
Padahal, kesibukan alumni SMPN 1 Banjaran tahun 2006 cukup lumayan, karena seusai nikah ia juga harus menjadi Ketua PKK di Kabupaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluku Utara, mengikuti jabatan suaminya. Kemudian menjadi Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Taliabu.
Alumni SMAN 1 Soreang tahun 2009 ini sekarang menjadi Ketua Kakanwil Kampung Patani Provinsi Jawa Barat yang juga sebagai Wakil Bendahara Umum DPD Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat.
Didesak Nyaleg
Tri lebih lanjut berceritera, lima tahun terakhir kebiasaan bagi-bagi makanan di Jumat berkah dari tempat tinggalnya di Pondok Indah Jakarta dipindahkan ke Kabupaten Bandung. Bukan hanya di Desa Tarajusari, namun di desa-desa lain di luar Kecamatan Banjaran.
"Saya tidak ada niat apa-apa hanya kewajiban saja membagikan sebagian harta sebagaimana yang diajarkan agama saya, Islam," ungkapnya.
Namun ternyata, ketulusannya itu, mendapat respon yang luar biasa baik dari keluarga maupun warga. Mereka menginginkan figur sepertinya untuk jadi wakil rakyat. "Desakan hampir sering disampaikan baik oleh keluarga maupun masyarakat. Yah, setelah istikharah, memohon petunjuk dari Allah SWT, akhirnya, dan demi mereka juga saya akhirnya maju sebagai calon anggota legislatif dari Dapil 7 untuk DPRD Kabupaten Bandung," ujar Tri.
Namun, ia yang baru tiga tahun menjadi keluarga besar Partai Demokrat ini menyadari bahwa politik penuh dengan intrik dan konflik. "Politik sering memunculkan api-api. Memunculkan konflik," ungkapnya.
Oleh katena itu, Tri mengajak warga Kabupaten Bandung, khususnya yang berada di dapilnya untuk tidak terpancing oleh konflik dan menggunakan ilmu padi. "Kuncinya agar terhindar dari konflik, pakai ilmu padi, semakin berisi, semakin merunduk. Insya Allah tidak akan terbawa konflik," ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!