SOSOK | Tantan Sulthon, Dari Pangalengan untuk Jabar
Dan ada generasi wartawan muda yang perlu mendapatkan ruang untuk belajar dan berkembang.
Karena itulah perjalanan pengabdiannya belum dianggap selesai meski kini telah dipercaya memimpin PWI Jawa Barat periode 2026–2031.
Jika ditarik ke belakang, seluruh perjalanan hidupnya memiliki satu benang merah yang kuat: belajar, mengabdi, dan memberi manfaat.
Dari sebuah kampung sederhana di Pangalengan hingga memimpin organisasi wartawan tingkat provinsi, perjalanan Tantan Sulthon Bukhawan menjadi bukti bahwa ketekunan, integritas, dan semangat belajar dapat membawa seseorang melampaui batas-batas yang sebelumnya mungkin tidak pernah dibayangkan.
Pada akhirnya, ada satu prinsip hidup yang terus dipegangnya hingga hari ini.
"Sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain."
Prinsip sederhana itulah yang tampaknya menjadi kompas perjalanan Tantan Sulthon Bukhawan—wartawan, organisator, pemimpin, sekaligus putra Pangalengan yang kini dipercaya menakhodai PWI Jawa Barat.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!