SOSOK | Tantan Sulthon, Dari Pangalengan untuk Jabar
Pernyataan itu menggambarkan bagaimana ia memandang profesi wartawan bukan sekadar pekerjaan, melainkan ruang pembelajaran yang tidak pernah berhenti.
Karier jurnalistiknya berkembang hingga dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Pemimpin Redaksi InilahKoran, salah satu media yang memiliki pengaruh cukup besar di Jawa Barat.
Di ruang redaksi, Tantan dikenal sebagai sosok yang mengedepankan disiplin, akurasi, dan etika jurnalistik. Baginya, berita bukan sekadar rangkaian kata-kata, melainkan amanah publik yang harus dipertanggungjawabkan.
"Menulis bukan hanya menyusun kata menjadi berita. Menulis adalah menjaga kepercayaan publik," menjadi prinsip yang kerap ia sampaikan kepada wartawan muda.
Pembelajar Seumur Hidup
Meski telah mencapai posisi penting dalam karier profesionalnya, Tantan tidak pernah berhenti belajar.
Ia kembali melanjutkan pendidikan ke jenjang magister di UIN Sunan Gunung Djati Bandung pada program studi yang sama dan berhasil menyelesaikannya dengan IPK 3,87.
Bagi Tantan, capaian akademik bukanlah tujuan akhir.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!