SOSOK | Nanik Deyang Nahkodai BGN, Jurnalis Senior Kini Pimpin Program Gizi Nasional
Nanik S. Deyang, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru menggantikan Dadan Hindayana. /visi.news/ai
Salah satu langkah tegas yang menjadi perhatian publik terjadi pada akhir Mei 2026. Saat itu, Nanik mengumumkan bahwa sebanyak 2.213 SPPG masih berada dalam status penangguhan karena belum memenuhi ketentuan yang berlaku.
Data BGN menunjukkan bahwa sejak Program MBG diluncurkan pada 6 Januari 2025 hingga 29 Mei 2026, terdapat 27.208 SPPG yang telah beroperasi di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.182 SPPG pernah dikenakan penangguhan sementara.
Sebanyak 5.659 SPPG kemudian diizinkan kembali beroperasi setelah melakukan perbaikan dan memenuhi standar yang ditetapkan.
Sementara 2.213 SPPG lainnya masih harus menjalani masa evaluasi karena belum memenuhi persyaratan baik dari aspek manajemen maupun infrastruktur.
"Kami mempertimbangkan berbagai masukan masyarakat, hasil sidak, laporan pemerintah daerah, serta berbagai kejadian yang dialami penerima manfaat dalam mengambil keputusan penangguhan," ujar Nanik dalam keterangannya beberapa waktu lalu.
Tantangan Besar di Depan Mata
Sebagai Kepala BGN yang baru, Nanik kini menghadapi tantangan besar untuk memastikan keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Presiden Prabowo.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!