SOSOK | 14 Tahun Jadi Camat, Ini Sisi Lain dari Seorang Aep Muslim
Tentu, katanya, bukan itu saja yang ingin dilakukannya, ia ingin lebih memberikan manfaat dalam sisa usianya, dengan benar-benar mengimplementasikan tupoksi legislator. "Wakil rakyat, tentu harus benar-benar mewakili rakyatnya. Bisa mendengar dan merasakan rakyat yang diwakilinya. Insya Allah saya akan istiqamah kalau Allah menghendaki menjalankan amanah itu," ungkapnya.
Dua Hal Penting dalam Hidup
Kata Aep Muslim, ada dua hal penting yang senantiasa menjadi perhatian utama dalam hidupnya, yakni anak yatim dan ibundanya Hj. Eyeh Rokayah yang sekarang sudah lebih 90 tahun dan masih sehat.
"Sesibuk apapun kalau saya mendapat telepon dari ibu, apapun yang ibu minta itu akan saya perhatikan dulu, sampai sekarang," ungkapnya.
Ibu, katanya, harus benar-benar ditempatkan diatas segalanya. "Alhamdulillah di usianya yang 90 tahun, sebentar lagi ibu juga akan berangkat lagi umrah," ujarnya.
Dibagian akhir obrolan, Aep Muslim mengungkapkan bahwa jabatan itu hanya titipan yang pada saatnya akan hilang. Sehingga ia berpesan, selagi menjabat harus ingat bahwa jabatan itu akan hilang, sehingga kalau kita dihargai karena jabatan maka ketika jabatan itu diambil oleh Allah, hidup kita akan merasa jadi tidak berarti. "Ketika kita menjabat, gunakanlah sebesar-besarnya untuk memberikan manfaat kepada orang banyak sehingga kalau sudah tidak menjabat, tabungan kita di masyarakat sudah banyak. Insya Allah," pungkasnya.
PROFIL
Drs. H. Aep Ahmad Muslim, M.Si lahirkan di Kp. Cikujang pada tanggal 12 Agustus 1963 dari pasangan HJ. Eyeh Rokayah dan H. Dahma Sopandi (Alm)
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!