SOSOK | 14 Tahun Jadi Camat, Ini Sisi Lain dari Seorang Aep Muslim
VISI.NEWS | BOJONGSOANG -Selama 14 tahun malang melintang sebagai camat di beberapa kecamatan, nama Drs. H. Aep Ahmad Muslim, M.Si. sudah sangat dikenal di Kabupaten Bandung. Kesannya garang dan kalau bicara tanpa tedeng aling-aling, tak jarang membuat lawan bicaranya tersinggung.
Dibalik performanya yang demikian, ada hal yang menarik dari pria yang biasa disapa Aep Muslim ini. Setelah pensiun sebagai PNS, di usianya yang memasuki kepala enam, saat teman-teman seangkatannya banyak yang sudah "menabung" penyakit, ia malah terlihat lebih bugar, dan lebih fresh. Bahkan, melalui tangannya, berhasil mengibarkan bisnis kuliner 'Lalana Social Space' milik salah satu putrinya di Jalan Cikoneng, Kecamatan Bojongsoang.
Pada Rabu (15/3/2023) petang, VISI.NEWS sengaja menemuinya di cafe 'Lalana Social Space', salah satu dari lima tempat nongkrong favorit generasi z di Bandung Raya. Tempat instragramabel, dengan bangunan bernuansa putih di pinggir jalan desa yang dikelilingi hamparan sawah dan kolam luas mirip danau. Viewsnya, luar biasa. Sebuah masjid, juga berwarna putih, berdiri di gerbang masuk cafe ini. "Masjid inilah yang menjadi awal mula berdirinya Lalana Space," ujar Aep Muslim mengawali perbincangan.
Aep Muslim mengatakan, Allah telah memberinya banyak kenikmatan di usia pensiunnya. Tiga anaknya sudah mandiri, dengan penghasilan yang cukup lumayan. Allah juga masih memberinya rezeki berlimpah untuk seorang purnabakti. Selain mendirikan cafe yang dimiliki dan dikelola putrinya, Aep Muslim juga masih punya beberapa properti lain di lokasi-lokasi yang strategis.
Pernah Hutang Rp. 700 Juta
Ia bercerita, apa yang diraihnya sekarang ini tidak ujug-ujug, namun melalui jalan panjang dan pernah jatuh bangun. Putra sulung pasangan Alm. H. Dahma Sopandi dan Hj. Eyeh Rokayah ini, sejak muda biasa berwirausaha. Keyakinannya akan sukses di bidang usaha, membuat istrinya yang saat itu sudah mau diangkat jadi PNS, ia minta untuk berhenti. Dan, ia menjanjikan akan membayar senilai gaji yang akan diterimanya sebagai guru sesuai jenjang kepangkatan, asal dia mau berhenti. "Istri saya tidak melanjutkan PNS, dan itu saya jalankan janji kepada istri saya," ungkapnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!