Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Soroti Kinerja Kejaksaan, Siti Aisyah: Kasus Amsal Sitepu Jadi Alarm Nasional

Desi Rossilawati
Kamis, 2 April 2026 | 18:37 WIB
Bagikan
Soroti Kinerja Kejaksaan, Siti Aisyah: Kasus Amsal Sitepu Jadi Alarm Nasional

VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi III DPR RI, Siti Aisyah, menyoroti evaluasi kinerja kejaksaan usai kasus Amsal Sitepu. Penilaian berbasis jumlah perkara dinilai perlu direvisi demi cegah penyalahgunaan wewenang.

Kasus yang menyeret Amsal Sitepu menjadi perhatian serius Komisi III DPR RI. Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Siti Aisyah, menilai sistem penilaian kinerja di institusi kejaksaan perlu segera direvisi.

Menurutnya, selama ini keberhasilan kejaksaan sering diukur dari banyaknya perkara yang ditangani. Hal tersebut dinilai berpotensi mendorong oknum untuk 'mencari-cari perkara' demi memenuhi target kinerja.

“Penilaian kinerja seharusnya bukan dari banyaknya perkara, tapi dari efektivitas penanganan,” ujar Siti Aisyah kepada Wartawan, Kamis (2/4/2026).

Siti menegaskan, indikator berbasis kuantitas perkara dapat memicu praktik yang tidak sehat dalam penegakan hukum. Ia mendorong agar sistem evaluasi di Kejaksaan Republik Indonesia diubah menjadi lebih berorientasi pada kualitas dan dampak.

Menurutnya, kondisi ini bukan kasus tunggal, melainkan fenomena yang berpotensi terjadi secara luas.

“Ini seperti gunung es. Bisa saja terjadi di banyak daerah di Indonesia,” katanya.

Sebagai langkah pencegahan, Politisi PDIP tersebut menyebut bila Komisi III DPR RI telah melakukan pemanggilan dan pengawasan terhadap pihak terkait. Langkah ini disebut sebagai bentuk kepedulian DPR terhadap masyarakat sekaligus upaya mendorong perbaikan sistem.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.