Sopir Truk LPG Mengaku Mengantuk sebelum Kecelakaan di Bandung
Kondisi di lokasi kejadian pasca terjadinya tabrakan di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di seberang Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026)./visi.news/pasjabar.
Berdasarkan data sementara, kecelakaan beruntun itu melibatkan sedikitnya lima mobil, empat sepeda motor, dan dua gerobak milik warga. Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan keras.
Dua mobil yang mengalami kerusakan paling berat adalah Toyota Calya dan Honda Brio. Bagian depan kedua kendaraan tampak ringsek setelah dihantam truk pengangkut tabung LPG tersebut.
Selain itu, empat sepeda motor yang berada di sekitar lokasi turut tertabrak. Truk juga menyeruduk dua gerobak milik warga yang berada di pinggir Jalan Soekarno-Hatta.
Usai kejadian, sejumlah warga membantu mengevakuasi sepeda motor dan gerobak yang rusak, sementara warga lainnya menyaksikan proses evakuasi kendaraan serta penanganan korban.
Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta mengalami kepadatan. Kendaraan dari kedua arah melaju perlahan saat melintasi lokasi kejadian karena banyaknya warga dan pengendara yang berhenti untuk melihat proses evakuasi.
Petugas kemudian mengevakuasi kendaraan yang rusak agar tidak menghambat arus lalu lintas lebih lama. Polisi juga mengamankan lokasi kejadian sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan.
Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dan RSUD Bandung Kiwari untuk mendapatkan penanganan medis.
Data sementara menyebutkan, satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka-luka. Hingga kini, identitas korban meninggal maupun kondisi terbaru korban luka belum diumumkan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!