Farhan Ancam Segel Six Nine Padel Terkait Penebangan 10 Pohon 31 Jul 2026 Ketua Komisi X Prioritaskan Kesejahteraan Guru usai Putusan MK soal MBG 31 Jul 2026 Sopir Truk LPG Mengaku Mengantuk sebelum Kecelakaan di Bandung 31 Jul 2026 Pajak Sudah Dibayar Masih Menunggak, Bunda Hermin Siap Kawal Hingga Tuntas 31 Jul 2026 Pikap Bermuatan Tahu Tabrak Truk di Tol Cipularang, Dua Orang Tewas 31 Jul 2026 Indonesia Pernah Tundukkan Timor Leste 3-1 di Piala AFF 31 Jul 2026 Kapan Musim Hujan Kembali Guyur Indonesia? Ini Prediksi BMKG 31 Jul 2026 Gus Heri Luncurkan MotivAction, Inovasi Literasi Islami di Era Digital 31 Jul 2026 Kejagung Tetapkan Nurman Herin Tersangka Kasus TPPU Febrie Adriansyah 31 Jul 2026 Istana Respons Putusan MK soal Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan 31 Jul 2026 Farhan Ancam Segel Six Nine Padel Terkait Penebangan 10 Pohon 31 Jul 2026 Ketua Komisi X Prioritaskan Kesejahteraan Guru usai Putusan MK soal MBG 31 Jul 2026 Sopir Truk LPG Mengaku Mengantuk sebelum Kecelakaan di Bandung 31 Jul 2026 Pajak Sudah Dibayar Masih Menunggak, Bunda Hermin Siap Kawal Hingga Tuntas 31 Jul 2026 Pikap Bermuatan Tahu Tabrak Truk di Tol Cipularang, Dua Orang Tewas 31 Jul 2026 Indonesia Pernah Tundukkan Timor Leste 3-1 di Piala AFF 31 Jul 2026 Kapan Musim Hujan Kembali Guyur Indonesia? Ini Prediksi BMKG 31 Jul 2026 Gus Heri Luncurkan MotivAction, Inovasi Literasi Islami di Era Digital 31 Jul 2026 Kejagung Tetapkan Nurman Herin Tersangka Kasus TPPU Febrie Adriansyah 31 Jul 2026 Istana Respons Putusan MK soal Anggaran MBG Dipisah dari Pendidikan 31 Jul 2026

Sopir Truk LPG Mengaku Mengantuk sebelum Kecelakaan di Bandung

Desi Rossilawati
Jumat, 31 Juli 2026 | 13:00 WIB
Bagikan
Sopir Truk LPG Mengaku Mengantuk sebelum Kecelakaan di Bandung

Kondisi di lokasi kejadian pasca terjadinya tabrakan di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di seberang Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026)./visi.news/pasjabar.

VISI.NEWS - Sopir truk pengangkut tabung LPG berinisial AS (45) mengaku sempat mengantuk sebelum terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di seberang Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).

Kecelakaan tersebut melibatkan sejumlah kendaraan dan gerobak milik warga. Berdasarkan data sementara, insiden itu mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.

AS mengatakan, sebelum kecelakaan terjadi dirinya baru selesai mengangkut muatan tabung LPG dari Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Muatan tersebut rencananya akan dikirim ke kawasan Taman Kopo Indah (TKI), Kota Bandung.

Namun, saat melintas di Jalan Soekarno-Hatta, truk yang dikemudikannya menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya.

"Baru selesai ngisi tabung dari SPBE mau ke Taman Kopo Indah. Ya, ngantuk, namanya juga musibah. Pas nabrak enggak sadar, gelap saja. Tiba-tiba sudah di sini (TKP)," ujar AS dalam keterangannya dikutip, Jumat (31/7/2026).

Selain mengaku sempat mengantuk, AS juga mengatakan dirinya mengemudikan truk seorang diri tanpa didampingi kernet saat kecelakaan terjadi.

"Sendiri (tanpa kernet)," katanya.

Meski demikian, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengetahui rangkaian peristiwa sebelum truk menabrak sejumlah kendaraan dan gerobak di lokasi. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya faktor lain yang turut memicu kecelakaan.

Berdasarkan data sementara, kecelakaan beruntun itu melibatkan sedikitnya lima mobil, empat sepeda motor, dan dua gerobak milik warga. Sejumlah kendaraan mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan keras.

Dua mobil yang mengalami kerusakan paling berat adalah Toyota Calya dan Honda Brio. Bagian depan kedua kendaraan tampak ringsek setelah dihantam truk pengangkut tabung LPG tersebut.

Selain itu, empat sepeda motor yang berada di sekitar lokasi turut tertabrak. Truk juga menyeruduk dua gerobak milik warga yang berada di pinggir Jalan Soekarno-Hatta.

Usai kejadian, sejumlah warga membantu mengevakuasi sepeda motor dan gerobak yang rusak, sementara warga lainnya menyaksikan proses evakuasi kendaraan serta penanganan korban.

Kecelakaan tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Soekarno-Hatta mengalami kepadatan. Kendaraan dari kedua arah melaju perlahan saat melintasi lokasi kejadian karena banyaknya warga dan pengendara yang berhenti untuk melihat proses evakuasi.

Petugas kemudian mengevakuasi kendaraan yang rusak agar tidak menghambat arus lalu lintas lebih lama. Polisi juga mengamankan lokasi kejadian sekaligus mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk kepentingan penyelidikan.

Seluruh korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung dan RSUD Bandung Kiwari untuk mendapatkan penanganan medis.

Data sementara menyebutkan, satu orang meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka-luka. Hingga kini, identitas korban meninggal maupun kondisi terbaru korban luka belum diumumkan.

Kepolisian masih menyelidiki kronologi lengkap serta penyebab pasti kecelakaan maut yang melibatkan truk pengangkut LPG tersebut. Pemeriksaan terhadap sopir, kondisi kendaraan, dan hasil olah TKP akan menjadi bagian dari proses penyelidikan.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.