Soal Percepatan Renovasi Sekolah, Mendikdasmen: Tunggu Inpres
Mu'ti mengatakan percepatan renovasi dan rehabilitasi sekolah lewat kerja paralel Kemendikdasmen-Kementerian PU dapat menggerakan ekonomi daerah. Dalam hal ini, material dibeli dari toko-toko di sekitar sekolah tersebut. Sedangkan tenaga kerjanya diambil dari masyarakat sekitar sekolah.
"Juga lebih tepat sasaran, karena itu nanti kalau itu disetujui, Inpresnya sudah keluar, maka mungkin bentuknya bisa direct transfer ke sekolah yang menerima. Nah, tapi kami masih menunggu terbitnya Inpres, karena di aturan yang lama kan pelaksananya Kementerian Pekerjaan Umum," ucapnya.
"Tapi sekali lagi, kami akan melaksanakan itu kalau ada perintah dari Pak Presiden. Tetapi kalau tidak ada, ya kami melaksanakan yang sebagaimana mestinya," ucapnya.
Pembangunan oleh Masyarakat
Mu'ti mengatakan masyarakat atau pihak swasta juga dapat ikut merenovasi dan merehabilitasi sekolah lewat kerja sama dengan Pemerintah
Ia mencontohkan, mitra Pemerintah seperti Tanoto Foundation dapat mengerjakan pembangunan bangunan sekolah, pelatihan guru, dan membangun masyarakat secara berkelanjutan. Partisipasi semesta atau partisipasi semua pihak ini menurutnya juga dapat dilakukan mitra strategis lain sebagai tanggung jawab bersama.
"Tinggal nanti Tanoto mau mengambil porsi di mana untuk pembangunan itu dan untuk renovasi itu," ucapnya.
Soal pembangunan sekolah, Country Head Tanoto Foundation Indonesia Inge Kusuma mengatakan pihaknya akan membahas ini lebih lanjut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!