Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | SBM - ITB

ED
Senin, 14 Maret 2022 | 06:45 WIB
Bagikan
SKETSA | SBM - ITB

Perjalanan SBM sejak tahun 2003 itu baik-baik saja. Seorang dosen mengatakan, bahwa ia merasa nyaman dengan fasilitas mengajar yang wah, dan salah satu ruangan kuliahnya mirip kendaraan angkasa yang ada pada film Star Trek. Kalau itu benar, saya berdoa ruangan itu tidak ikut-ikutan terbang ke luar angkasa seperti yang terjadi dalam film. Kecanggihan fasilitas dan pengelolaan SBM tidak terlepas dari kemampuan badan itu mencari dana dan menetapkan tarif kuliah yang lebih tinggi dari Fakultas-fakultas biasa yang ada dalam lingkungan ITB. Penamaan “Sekolah”, bukannya “Fakultas” pada SBM, sudah mengisyaratkan perbedaan itu. Konsekwensinya sudah tentu akan ada pemberian insentif, gaji, dan fasilitas yang lebih tinggi dari “Fakultas”, karena para dosen, tenaga administrasi juga team manajemen dituntut untuk bekerja lebih profesional, lebih keras, lebih giat, lebih smart, serta lebih service oriented kepada mahasiswa. Suatu hal yang wajar bukan? Untuk mendapat fasilitas lebih, harus membayar lebih – yang mendapat insentif lebih, harus bekerja lebih.

Namun setelah 15 tahun SBM menjalani kehidupan yang lancar jaya, kemudian datang BPK dengan membuat laporan nomor 245/HP/XVI/12/2018, 3 Desember 2018, yang mengatakan bahwa “Pengelolaan SBM tidak sesuai Statuta yang didasarkan pada PP Nomor 65 tahun 2013”. Laporan itu ditindaklanjuti oleh Rektor, yang saat itu dijabat oleh Prof. Dr. Ir. Kadarsah Suryadi DEA, melalui surat kepada Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) nomor 017/I1.A/LL/2019, tanggal 7 Januari 2019, yang isinya:

1. MWA ITB perlu mengatur sistem otonomi yang berlaku, sesuai dengan amanat PP Statuta. 2. Rektor ITB perlu melengkapi regulasi yang berlaku di F/S ITB sebagai unit kerja yang otonom yang sesuai dengan PP Statuta. 3. Rektor ITB menyediakan pedoman teknis (Juklak) F/S sebagai unit kerja yang otonom sesuai dengan kemampuan masing-masing dalam mencapai target kinerja yang disepakati antara ITB dan F/S. 4. Rektor ITB perlu mengatur secara jelas kebijakan penganggaran belanja dan standar biaya terdeferensiasi serta tarif layanan yang berlaku sesuai amanat ITB sebagai PTN-BH.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.