SKETSA | Rokok
Agar ketegangan kita berkurang tanpa bantuan nikotin, buku itu mengajarkan untuk mengerok punggung dan memijat kepala. Dikerok karena ketika kita tidak merokok, ada perasaan seperti masuk angin. Dengan dikerok, rasa sakit tidak merokok dikaburkan dengan rasa sakit (atau rasa nikmat) ketika dikerok. Dengan dikerok, peredaran darah kita menjadi lancar, sehingga ketegangan syaraf di kepala berkurang. Demikian pula ketika kepala dipijat, sebenarnya kita sedang memencet daun putri malu agar dia tunduk. Memijat kepala juga melancarkan peredaran darah agar ketegangan syaraf berkurang.
Setelah dipijat kita harus mandi dan keramas. Airnya juga khusus, seember air panas dan seember air dingin, diguyur gantian dari kepala sampai sekujur badan. Karena kombinasi air panas - air dingin itu membuat pipa-pipa darah membesar dan mengkeret, akibatnya aliran darah dalam tubuh mengalir lebih lancar sehingga ketegangan syaraf berkurang. Dengan badan dikerokin dan mandi air panas - dingin, akan muncul perasaan relax secara alami, tanpa bantuan nikotin.
Buku itu juga menjelaskan, kita harus minum obat-obat pusing atau analgesik agar segera tidur setelah habis dikerok, mandi dan keramas. Dan ketika bangun pagi, ada perasaan segar. Tubuh kita akan lupa dengan nikotin selama 4 jam, jadi waktu pertarungan melawan nikotin akan berkurang. Saya sendiri ketika itu menenggak 4 tablet Decolgen agar segera tidur.
Ada hal-hal yang harus ditinggalkan saat kita sedang bertarung melawan nikotin, yaitu untuk 2 bulan pertama jangan makan dan minum yang memancing kita untuk merokok kembali. Adapun makan dan minum yang harus kita hentikan sementara waktu adalah: kopi, beer, wine, makanan pedas, makanan gurih, makanan asin, sayur kental, dan sayur bersantan. Jadi selama berhenti merokok, makanan harus yang santai saja: sayur bening.
Juga tubuh kita harus bersih dari bekas rokok: kuku digunting, bercak-bercak kuning pada kuku harus dimanicure, gigi discalling, habis sudah nikotin yang menempel pada tubuh bagian luar kita. Demikian pula rokok yang tersisa di laci, di atas lemari, di lobang atas dari pintu, dan tempat-tempat tersembunyi lain, agar dibuang atau dikasi orang. Nasib yang sama dengan korek api, kasi orang saja. Say goodbye to cigarette and his friends.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!