SKETSA | Pluralisme dan Toleransi
Oleh Syakieb Sungkar
PLURALISME adalah ajaran yang menganut pemahaman bahwa walaupun pendirian masing-masing kelompok berbeda antara satu dengan yang lainnya, namun yang masing-masing berlainan itu jika dikaji lebih dalam tidak jauh berbeda secara hakikat dan esensi antara satu kelompok dengan kelompok lainnya. Dengan demikian yang dimaksud pluralisme agama adalah terdapat lebih dari satu agama yang mempunyai eksistensi hidup berdampingan, saling bekerja sama dan saling berinteraksi antara penganut satu agama dengan penganut agama lainnya. Atau dalam pengertian yang lain, setiap penganut agama dituntut bukan saja mengakui keberadan dan menghormati hak agama lain, tetapi juga terlibat dalam usaha memahami perbedaan dan persamaan, guna tercapainya kerukunan dalam keragaman. Dalam perspektif sosiologi agama, secara terminologi, pluralisme agama dipahami sebagai suatu sikap mengakui dan menerima kenyataan kemajemukan sebagai yang bernilai positif dan merupakan ketentuan dan rahmat Tuhan kepada manusia.
Pluralisme dalam Islam
Al Quran telah memberikan prinsip-prinsip agar umat Islam menghargai pluralisme dan melakukan toleransi kepada umat lain. Dalam surat Al Hujurat ayat 13, Allah mengatakan:
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS 49:13).
Ayat itu telah secara jelas mengatakan bahwa manusia diciptakan berbeda-beda bangsa dan suku bukan untuk saling berperang, justru saling bersilaturahmi satu sama lain, dan bekerja sama. Al Quran juga mengatakan bahwa perbedaan bahasa dan warna kulit manusia harus diterima sebagai suatu kenyataan positif, seperti dalam surat Ar Rum ayat 22:
“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasamu dan warna kulitmu. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui.” (QS 30:22).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!