Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | Hamzah Fansuri

ED
Jumat, 15 April 2022 | 06:00 WIB
Bagikan
SKETSA | Hamzah Fansuri

Oleh Syakieb Sungkar

BANYAK orang telah mendengar nama Hamzah Fansuri tetapi tidak tahu siapa dia. Hamzah Fansuri adalah seorang penyair dan penganut sufisme. Ia hidup ketika Aceh dipimpin oleh Sultan Alaidin (1589-1604) dan Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Nama belakang seseorang, seperti Fansuri, di zaman dahulu menunjukkan asal-usul seseorang, artinya Hamzah berasal dari Fansur. Tetapi dengan berlalunya waktu, orang sekarang sudah sulit menentukan di manakah letak Fansur berada. Sebagian ahli mengatakan bahwa Fansur itu nama lama sebuah kota di pantai Selatan pulau Sumatra, yang sekarang disebut Barus. Di zaman dahulu kota itu terkenal sebagai penghasil kapur barus, bahan pewangi ruangan. Kalau dalam peta, Barus terletak dekat Sibolga, di tengah-tengah antara danau Toba dengan pulau Nias. Tetapi ada juga pendapat bahwa asal kata Fansur adalah Pancu, nama sebuah kampung dekat kota Ulee Lheue, tidak terlalu jauh dari Banda Aceh.

Tidak ada keterangan dari mana Hamzah Fansuri mendapatkan ilmu agama Islam, kemungkinan besar ia pernah belajar ke Timur tengah. Atau dari pengajar sufi Timur Tengah yang berkunjung ke Nusantara. Dalam rombongan orang Timur Tengah kadang terselip kaum sufi di dalamya untuk mengajar agama. Namun hal yang teristimewa dari Hamzah Fansuri adalah, ia orang pertama yang menulis puisi dan prosa keagamaan dalam bahasa Melayu. Hamzah juga membuat tafsir atas puisi-puisi yang digubahnya. Tafsir tersebut berbentuk prosa. Jadi kalau direkonstruksi cara kerja penyebaran ilmu dari Hamzah Fansuri kira-kira begini: ia mempelajari agama Islam dari Timur Tengah, kemudian tertarik pada salah satu aspek dari agama Islam, yaitu sufisme. Setelah menguasai sufisme, ia mensarikan sufisme yang dipahaminya itu dalam bentuk puisi, agar orang lain dapat menikmatinya. Kemudian ia  menuliskan penjelasan atas maksud puisinya dalam bentuk prosa.

Hal ini dapat terlihat ketika ia membuat syair panjang yang berjudul “Sidang Ahli Suluk”. Berikut adalah petikan sebuah bait dari syair tersebut:

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.