SKETSA | Churchill
Oleh Syakieb Sungkar
WINSTON Churchill adalah laki-laki gendut penenggak alkohol akut. Ia selalu makan siang dengan minum Champagne, menikmati Scotch sepanjang hari, dan mengakhiri malam dengan Brendi. Pagi dimulai dengan sarapan sosis babi yang dicocol pada merah telur. Dan ia akan menghabiskan 10 batang cigar buatan Cuba setiap hari. Gaya hidup yang sehat itu menyebabkan ia terkena stroke di tahun 1953, pada periode kedua ia menjabat Perdana Menteri Inggris. Ia mencoba merahasiakan stroke pertamanya itu dari Ratu, hal yang membuat Elizabeth marah besar.
Selain menyebabkan stroke, alkohol, cigar dan kolesterol telah membuatnya pandai bicara dan menulis. Ia menulis banyak hal: perang, politik, dan sejarah. Ia juga menulis tentang Charlie Chaplin, seni melukis, dan kupu-kupu. Ia juga mendapat hadiah Nobel untuk bidang kesusastraan. Dalam hidupnya yang panjang, ia menghasilkan 37 jilid buku yang berisi 6 juta kata, yang kurang-lebih sama dengan jumlah kata yang dihasilkan oleh Shakespeare dan Charles Dickens apabila digabung menjadi satu. Luar biasa bukan?
Churchill lahir pada 30 November 1874 di rumah leluhur keluarganya, Istana Blenheim di Oxfordshire. Ayahnya adalah Lord Randolph, anggota aristokrasi Inggris, keturunan langsung dari Duke of Marlborough, dan menjabat sebagai anggota DPR dari Partai Konservatif, mewakili kabupaten Woodstock. Sedangkan ibunya, Jennie, adalah anak orang kaya, putri Leonard Jerome, seorang pengusaha Amerika. Sementara kakeknya, John Spencer-Churchill, diangkat sebagai Raja Muda Irlandia. Pokoknya leluhur Churchill ini top markotop banget dah. Churchill mulai bersekolah pada St George's School di Ascot, Berkshire, sejak usia tujuh tahun, tetapi ia berperilaku buruk alias badung. Sehingga pada tahun 1884 ia dipindahkan ke Brunswick School di Hove, agar prestasi akademiknya menjadi meningkat. Ayahnya menginginkan Churchill menjadi tentara, tetapi ia dua kali gagal untuk masuk ke Akademi Militer Kerajaan, Sandhurst. Baru setelah tiga kali mencoba, ia berhasil diterima sebagai kadet di kavaleri, mulai September 1893. Ayahnya meninggal pada Januari 1895, sebulan setelah Churchill lulus dari Sandhurst.
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!