SKETSA | Benturan Peradaban (V)
Al Qaeda
Pengaruh Ikhwanul Muslimin juga merambah ke Saudi Arabia, ketika Osama bin Laden -seorang konglomerat Saudi, sering mendengarkan ceramah radikal dari Muhammad Qutb, saudara laki-laki Sayyid Qutb. Pada mulanya ia adalah partner dari Amerika dalam menumbangkan rezim Soviet di Afghanistan. Di Tahun 1984 Osama mendirikan Al Khifah, suatu jaringan penggalangan dana dan perekrutan personel jihadis di Arab, Eropa dan Amerika untuk membebaskan Afghanistan. Al Khifah ini yang menjadi cikal bakal Al Qaeda di kemudian hari.
Seiring dengan banyaknya korban yang berjatuhan di Timur Tengah karena serangan dan campur tangan Amerika dan kedekatan yang semakin dalam dengan Israel, Osama kemudian berbalik arah. Pada tahun 1998, Osama mengeluarkan sebuah fatwa yang ditujukan kepada semua Muslim untuk mendapat imbalan dari Tuhan dengan mematuhi perintah untuk membunuh orang Amerika dan menjarah harta mereka dimana pun dan kapan pun mereka menemukannya. Osama meninggal pada tahun 2011, ketika pasukan khusus Amerika menemukan persembunyiannya di Pakistan. Osama mempunyai peran dalam pendirian negara Islam di Irak ketika ia membiayai Abu Musab al-Zarqawi - salah seorang rekrutannya di Afghanistan, untuk mendirikan “Al Qaeda cabang Irak” di tahun 2004. Organisasi itu berkembang luas setelah dipicu oleh invasi Amerika ke Irak di tahun 2003.
Luput dari Radar Amerika
Pergerakan akar rumput seperti Ikhwanul Muslimin dan Al Qaeda selalu luput dari radar Amerika karena orang-orang Arab menganggap Barat adalah intruder. Jaringan spionase yang disebar Amerika pada orang-orang Arab tidak bisa efektif karena selain menggunakan teknologi telekomunikasi tinggi, sistem sel dan struktur komando yang berantai, pada jihadis menuntut kesetiaan yang mutlak dari pemimpinnya. Keberadaan Osama baru diketahui setelah dicari selama 10 tahun, membuktikan kelemahan intelijen dan sulitnya Amerika membaur dengan masyarakat Arab. Hal yang sama terjadi ketika Amerika ingin menulusuri jejak Vietcong di Vietnam.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!