Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

Simpang Siur Informasi Terkait Gangguan Ginjal, Suir Syam: Percayakan Pada Ahlinya

ED
Minggu, 23 Oktober 2022 | 18:45 WIB
Bagikan
Simpang Siur Informasi Terkait Gangguan Ginjal, Suir Syam: Percayakan Pada Ahlinya

VISI.NEWS | JAKARTA - Banyaknya informasi yang beredar di media massa dan media sosial tak jarang membuat kegaduhan. Perbedaan persepsi, cara penyampaian dan pemahaman penerima informasi terkadang justru menuai perdebatan, hal ini terjadi juga dengan penyebaran informasi yang berkaitan dengan kasus Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) yang merebak akhir-akhir ini.

Menanggapi hal di atas, Anggota Komisi IX DPR RI Suir Syam menyarankan masyarakat untuk langsung berkonsultasi dengan tenaga kesehatan alih-alih mencari informasi dari dunia maya.

Menurutnya terlalu banyak menerima informasi justru bisa membuat masyarakat dilanda ketakutan. Masyarakat diharap tetap tenang, tidak gelisah dan tetap mengikuti panduan yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan maupun Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

“Di media sosial masih banyak yang berlebihan sehingga menyebabkan orang-orang takut. Jadi bagi masyarakat, itu tidak usah banyak-banyak pikir, banyak-banyak pertimbangan, bawa saja anaknya ke fasilitas kesehatan. Kita punya kartu BPJS sehingga bisa ke puskesmas, di rumah sakit, ditangani oleh orang yang ahli dengan penyakit. Jangan bertindak sendiri-sendiri, jangan beli obat sendiri-sendiri. Itu aja imbauan untuk masyarakat,” jelas Suir Syam melalui sambungan telepon, Rabu (19/10/2022), seperti dilansir laman Parlementaria.

Politisi Fraksi Partai Gerindra ini juga mengimbau agar masyarakat tidak berinisiatif membeli obat-obatan tanpa berkonsultasi dengan tenaga kesehatan, terutama setelah meningkatnya kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal pada anak secara misterius. Suir Syam juga mendorong masyarakat untuk tak ragu membawa anak-anak yang menunjukan gejala penyakit tersebut ke fasilitas kesehatan terlebih saat ini mayoritas masyarakat Indonesia telah menjadi peserta BPJS.

“Jadi kita mengimbau ke masyarakat kalau ada gejala-gejala anak-anak demam, batuk, diare, segera saja bawa ke fasilitas kesehatan. Kita sudah peserta BPJS semua, jadi jangan beli obatnya sendiri. Kita kan punya ahli, ahlinya kan ada di fasilitas kesehatan jadi kita menghimbau masyarakat jangan panik tapi segera bawa anaknya ke fasilitas kesehatan, itu yang terbaik yang paling aman untuk masyarakat,” imbau dokter yang pernah memimpin beberapa puskesmas dan rumah sakit ini.

Dalam kesempatan yang sama, Suir Syam juga meminta Kementerian Kesehatan dan pihak terkait untuk menenangkan masyarakat dengan secara aktif memberikan informasi dan panduan yang terpercaya.

”Makanya kita harus segera, pertama menenangkan masyarakat dulu supaya masyarakat tenang, supaya jangan gelisah. Kemudian kita harus memberikan panduan. Dalam hal ini Kemenkes melalui Dirjen Pelayanan Kesehatan telah mengeluarkan edaran baik ke pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi, pemerintah daerah dan seluruh fasilitas kesehatan tata cara menanggulangi kalau ada ditemukan kasus gagal ginjal akut pada anak, itu sudah diberikan oleh panitia kesehatan,” ujar Legislator Dapil Sumatera Barat I itu.

Suir Syam berharap agar Puskesmas dapat melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya. Menurutnya pelayanan yang baik dapat mencegah masyarakat untuk membeli obat sendiri, selain itu juga bisa ikut menumbuhkan kepercayaan kepada fasilitas kesehatan di Indonesia. @fen

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.