Setelah Vakum Semasa Pandemi, Festival Drama Basa Sunda Pelajar Digelar Lagi
Pemeliharaan dan Pembinaan Bahasa Daerah
“Festival Drama Basa Sunda (FDBS) ini merupakan usaha Teater Sunda Kiwari dalam membina, memelihara, melestarikan, dan mengembangkan seni drama berbahasa daerah (Sunda).
Diselenggarakan sejak 1990, penyelenggaraan FDBS dari tahun ke tahun makin menunjukkan antusiasme yang besar di kalangan generasi muda Jawa Barat, khususnya pelajar. Karena itulah, setelah terhalang pandemi selama 3 tahun (2020 – 2022), kami merasa perlu untuk tetap menyelenggarakan festival ini,” kata Dodi Eka Pratama, salah seorang Penasehat Teknis FDBS XXI.
Selain menyelenggarakan FDBS, Teater Sunda Kiwari adalah kelompok teater yang getol menyelenggarakan pertunjukan drama berbahasa Sunda. Tujuannya tiada lain untuk pembinaan Bahasa Sunda di bidang pementasan drama, terutama untuk kalangan remaja(pelajar). Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelestarian Bahasa dan Aksara Sunda, yang merupakan revisi dari Perda No. 5 Tahun 2003.
“FDBS ini diselenggarakan, salah satunya untuk menggairahkan serta meningkatkan kembali kesadaran masyarakat akan memelihara seni budaya dan bahasa daerahnya. Pagelaran seni merupakan media yang cukup efektif untuk mencapai tujuan tersebut,” ujar Aam Zaman, Ketua Panitia FDBS XXI.
“Mari kita lestarikan bahasa daerah dengan cara mengembangkannya agar tetap adaptif terhadap perubahan, zaman, dan terus menjadi ciri dari ke-Indonesiaan kita,” tambahnya.
@mbs
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!