Setelah Vakum Semasa Pandemi, Festival Drama Basa Sunda Pelajar Digelar Lagi
VISI.NEWS | BANDUNG - Setelah vakum semasa pandemi, Teater Sunda Kiwari (TSK) kembali menyelenggarakan Festival Drama Basa Sunda (FDBS) untuk tingkat pelajar se-Jawa Barat. Berlangsung 24 Juli – 13 Agustus 2023, FDBS XXI ini akan dilangsungkan di Gedung Kesenian (GK) Rumentang Siang, Jalan Baranangsiang No. 1, Kosambi, Bandung.
Sebelum pandemi, FDBS Pelajar (FDBS-P) terakhir diselenggarakan tahun 2019, yakni FDBS XX, diikuti 45 peserta/grup. Karena sekarang jumlah peserta dibatasi, FDBS XXI ini akan diikuti oleh 19 peserta/grup.
Ke-19 grup tersebut adalah Lingkung Seni Dangiang Sunda (SMK Pahlawan Toha, Bandung), Teater Tambang (SMA Bina Muda Cicalengka, Kab. Bandung), Teater Kashva (SMAN 1 Parungkuda, Sukabumi), Teater Penus (SMK Pelita Nusa Jalancagak, Subang), Famor Theater (SMAN 1 Soreang, Kab. Bandung), Teater Ananta (SMK Ma'arif Terpadu Cicalengka, Kab. Bandung), Teater Langka (SMA Negeri 1 Cicalengka, Kab. Bandung), Teater Sacila (SMAN 1 Cilamaya, Kab. Karawang), Teater Smadasa (SMAN 1 Dayeuhkolot, Bandung), Teater Wanci (SMA PGRI Cicalengka, Kab. Bandung), Teater Senapati (SMA Pasundan 3, Bandung), Teater Gawe (SMKN 3 Tasikmalaya), Teater Citra (SMAN 3 Subang), Teater Tasbe (SMAN 1 Baleendah, Bandung), Teater Gulamsaka (SMA Negeri Tanjungsari, Sumedang), Teater Istiqomah (SMK Istiqomah Maruyung, Kab. Bandung), Larva Teater (SMK TIK Yadika Cicalengka, Kab. Bandung), Teras Teater (SMAN 1 Rancaekek, Kab. Bandung), dan TIRIS (SMA Ksatria Nusantara). Drama yang dipentaskan oleh peserta dalam FDBSP tersebut dipilih salah satu dari 5 naskah yang disediakan panitia, yakni: Karunya Si Mamah (Nazarudin Azhar), Parna (Ayi G. Sasmita), Sasandiwaraan (Arthur S. Nalan), Satampah Lemah (Lugiena De), Tarung Pamungkas (Dhipa Galuh Purba).
Dewan juri nantinya akan memilih/menetapkan pemenang untuk kategori Aktor Terbaik, Aktris Terbaik, Penata Artistik Terbaik, Penata Musik Terbaik, Sutradara Terbaik, serta Pementasan Terbaik I, II, dan Pementasan Terbaik III. Selain piala, para pemenang akan mendapatkan uang pembinaan.
Pemeliharaan dan Pembinaan Bahasa Daerah
“Festival Drama Basa Sunda (FDBS) ini merupakan usaha Teater Sunda Kiwari dalam membina, memelihara, melestarikan, dan mengembangkan seni drama berbahasa daerah (Sunda).
Diselenggarakan sejak 1990, penyelenggaraan FDBS dari tahun ke tahun makin menunjukkan antusiasme yang besar di kalangan generasi muda Jawa Barat, khususnya pelajar. Karena itulah, setelah terhalang pandemi selama 3 tahun (2020 – 2022), kami merasa perlu untuk tetap menyelenggarakan festival ini,” kata Dodi Eka Pratama, salah seorang Penasehat Teknis FDBS XXI.
Selain menyelenggarakan FDBS, Teater Sunda Kiwari adalah kelompok teater yang getol menyelenggarakan pertunjukan drama berbahasa Sunda. Tujuannya tiada lain untuk pembinaan Bahasa Sunda di bidang pementasan drama, terutama untuk kalangan remaja(pelajar). Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 Tahun 2014 tentang Pelestarian Bahasa dan Aksara Sunda, yang merupakan revisi dari Perda No. 5 Tahun 2003.
“FDBS ini diselenggarakan, salah satunya untuk menggairahkan serta meningkatkan kembali kesadaran masyarakat akan memelihara seni budaya dan bahasa daerahnya. Pagelaran seni merupakan media yang cukup efektif untuk mencapai tujuan tersebut,” ujar Aam Zaman, Ketua Panitia FDBS XXI.
“Mari kita lestarikan bahasa daerah dengan cara mengembangkannya agar tetap adaptif terhadap perubahan, zaman, dan terus menjadi ciri dari ke-Indonesiaan kita,” tambahnya.
@mbs
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!