Transnusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur 27 Aug 2026 Lowongan Magang DPD RI 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Caranya 27 Aug 2026 Soroti Perlindungan Pemenang dan Kurator, Tonny Tesar Dorong Kepastian Hukum dalam RUU Pelelangan 27 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,723 Juta per Gram 27 Aug 2026 Soal Gempa NTT, Melchias Markus Mekeng Minta Pemerintah Perhatikan Rumah Warga Rusak 27 Aug 2026 Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Transnusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur 27 Aug 2026 Lowongan Magang DPD RI 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Caranya 27 Aug 2026 Soroti Perlindungan Pemenang dan Kurator, Tonny Tesar Dorong Kepastian Hukum dalam RUU Pelelangan 27 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,723 Juta per Gram 27 Aug 2026 Soal Gempa NTT, Melchias Markus Mekeng Minta Pemerintah Perhatikan Rumah Warga Rusak 27 Aug 2026 Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026

Seorang Remaja Tewas Tenggelam di Curugtilu Sukabumi

ED
Andri Somantri
Selasa, 23 Juni 2026 | 23:36 WIB
Bagikan
Seorang Remaja Tewas Tenggelam di Curugtilu Sukabumi

Ilustrasi./visi.news/ist

VISI.NEWS | SUKABUMI - Seorang remaja di Kabupaten Sukabumi meninggal dunia akibat tenggelam di Curugtilu, Desa Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, Selasa (23/6/2026).

Korban dalam kejadian ini bernama Pasa (18) asal Desa Cicareuh, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi.

"Waktu kejadian tenggelam pukul 13.00 WIB, kemudian kita dapat laporan sekitar pukul 14.50 WIB. Pada pukul 17.00 WIB korban dievakuasi dari dalam sungai," kata anggota Relawan Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, Ryanto.

Kejadian ini bermula saat korban bersama dua rekannya datang ke curug untuk bermain dan berenang. Nahas terjadi ketika korban tanpa disadari berenang ke arah tengah hingga akhirnya terseret arus dan masuk ke pusaran air.

"Mereka bertiga sedang bermain dan berenang di tepian lalu mereka tanpa sadar ke tengah, ke bawah curug dan tertarik oleh arus. Korban sempat dibantu oleh kedua rekannya, namun terlepas dan tertarik ke dalam curug," ujar Ryanto.

Pencarian korban dilakukan oleh berbagai unsur dengan menyisir permukaan air hingga melakukan penyelaman. Namun, proses pencarian sempat terkendala keterbatasan peralatan, sehingga penyelaman dilakukan dengan menggunakan metode sederhana, yakni penyelam diikat dengan tali tambang sebagai pengaman.

"Setelah beberapa kali mencoba, pada pukul 17.00, korban dapat terevakuasi," imbuhnya.

Proses pencarian dan evakuasi melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Tagana Kabupaten Sukabumi, P2BK Kecamatan Kabandungan, TKSK, Pramuka Peduli Kabupaten Sukabumi, unsur Forkopimcam, kepolisian, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta petugas kesehatan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.