Seleksi Capim dan Dewas KPK 2024-2029: Keikutsertaan Unsur Polri dan Kejaksaan
VISI.NEWS | JAKARTA - Seleksi Calon Pimpinan (capim) dan Dewan Pengawas (dewas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2024-2029 telah menarik perhatian publik dengan pendaftaran yang diikuti oleh unsur aparat penegak hukum dari Polri dan Kejaksaan Agung. Dari 525 orang yang sudah mendaftar, tercatat empat jenderal Polri dan lima jaksa senior turut berpartisipasi. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, mengklaim bahwa empat jenderal yang mendaftar telah melalui asesmen internal dan memenuhi syarat. "Polri memberikan beberapa nama yang tentunya melalui seleksi dan memenuhi syarat," kata Trunoyudo di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (16/7/2024).
Keempat jenderal Polri yang mendaftar adalah Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian, Komjen Setyo Budiyanton; Sekretaris Utama Lemhannas RI, Komjen RZ Panca Putra Simanjuntak; Kapolda Kalimantan Tengah, Irjen Djoko Poerwanto; dan Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Irjen Didik Agung Widjanarko. Sementara itu, lima jaksa yang turut mendaftar adalah Plt Deputi III Kemenkopolhukam, Sugeng Purnomo; Sekretaris Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Andi Herman; Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Harli Siregar; Kepala Kejaksaan Tinggi Bali (Kajati Bali), Ketut Sumedana; dan eks Direktur Penuntutan KPK, Fitroh Rohcahyanto. Menurut Harli, lima nama ini telah disetujui Jaksa Agung RI, Sanitiar Burhanuddin, untuk maju dalam seleksi capim KPK.
"Para peserta yang mendaftar tentu telah melalui evaluasi dan penilaian dari pimpinan," kata Harli, Selasa kemarin. Harli bahkan mengungkap pesan Jaksa Agung RI, Sanitiar Burhanuddin, kepada lima jaksa yang mendaftar seleksi Capim KPK periode 2024-2029. "(Pesan Jaksa Agung) tetap semangat. Tetap semangat bahwa (artinya) itu sangat lugas dan sangat bernas," ungkap Harli. Pesan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi positif bagi para jaksa yang mendaftar, sehingga mereka bisa semakin meningkatkan kinerja di KPK jika terpilih.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!