Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Tol Jagorawi, Simak Jadwal dan Titiknya 11 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 Jasa Marga Gelar Pemeliharaan Tol Jagorawi, Simak Jadwal dan Titiknya 11 Jul 2026

Selat Hormuz Membara, AS-Iran Saling Gempur di Tengah Gencatan Senjata

ED
Minggu, 10 Mei 2026 | 07:10 WIB
Bagikan
Selat Hormuz Membara, AS-Iran Saling Gempur di Tengah Gencatan Senjata

Ilustrasi. /visi.news/ai

VISI.NEWS | TEHERAN - Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas meski kedua negara masih berada dalam fase gencatan senjata yang diberlakukan sejak 7 April 2026. Alih-alih mereda, konflik justru berubah menjadi aksi saling serang di kawasan strategis Selat Hormuz yang memicu kekhawatiran dunia internasional.

Situasi mulai memburuk setelah Iran menuding militer AS melanggar kesepakatan gencatan senjata dengan menyerang kapal tanker minyak Iran di sekitar perairan Jask menuju Selat Hormuz. Teheran menyebut serangan itu juga menyasar kapal lain di dekat Pelabuhan Fujairah, Uni Emirat Arab.

Pernyataan militer Iran yang disiarkan televisi pemerintah menyebut Washington turut melakukan operasi militer di sejumlah wilayah selatan Iran dengan dukungan beberapa negara kawasan.

Ketegangan semakin meningkat setelah sejumlah ledakan dilaporkan terdengar di sekitar Bandar Abbas dan Pulau Qeshm. Media Iran, termasuk Fars dan Tasnim, menyebut kawasan pelabuhan komersial di Qeshm menjadi sasaran serangan dan terjadi baku tembak antara militer Iran dengan pihak yang disebut sebagai “musuh”.

Laporan lain juga menyebut ledakan terdengar hingga ke Teheran. Namun hingga kini, pihak AS belum memberikan penjelasan resmi terkait rentetan insiden tersebut.

Trump Klaim Kapal Iran "Hancur Total"

Presiden Donald Trump kemudian angkat bicara terkait operasi militer AS di Selat Hormuz. Trump mengklaim serangan itu merupakan bentuk balasan setelah tiga kapal perang AS diserang Iran saat melintas di kawasan tersebut.

“Tiga Kapal Perusak Amerika Kelas Dunia baru saja melintasi Selat Hormuz dengan sangat sukses, di bawah tembakan. Tidak ada kerusakan pada ketiga kapal perusak tersebut, tetapi kerusakan besar terjadi pada penyerang Iran,” tulis Trump melalui Truth Social.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.