Selat Hormuz Membara, AS-Iran Saling Gempur di Tengah Gencatan Senjata
Ilustrasi. /visi.news/ai
Trump bahkan mengklaim kapal-kapal Iran mengalami kehancuran besar setelah pasukan AS melancarkan serangan balasan.
“Mereka hancur total bersama dengan banyak kapal kecil yang digunakan untuk menggantikan Angkatan Laut mereka yang telah sepenuhnya hancur,” tambahnya.
Menurut Trump, kapal perang AS menjadi sasaran drone dan rudal Iran, namun seluruh serangan berhasil dipatahkan.
“Rudal ditembakkan ke kapal perusak kita, dan dengan mudah dijatuhkan. Demikian pula, drone datang, dan hangus terbakar di udara,” ujarnya.
 Iran Balas dengan Rudal dan Drone
Tak tinggal diam, Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC meluncurkan serangan balasan besar-besaran terhadap kapal militer AS di sekitar Selat Hormuz.
Iran menyebut operasi itu dilakukan setelah AS lebih dulu melanggar gencatan senjata dengan menyerang kapal tanker dan area sipil di wilayah selatan Iran seperti Bandar Khamir, Sirik, dan Pulau Qeshm.
Juru bicara markas militer Khatam al-Anbiya, Ebrahim Zolfaghari, mengatakan pasukan Iran langsung menyerang kapal-kapal perang AS di sebelah timur Selat Hormuz dan selatan Pelabuhan Chabahar.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!